Hari Kopi Internasional sejatinya baru diresmikan pada 1 Oktober 2015, yang disepakati oleh Organisasi Kopi Internasional di Milan. Salah satu tujuannya adalah untuk mempromosikan perdagangan kopi yang adil dan meningkatkan kesejahteraan petani kopi.
Kopi juga sebagai minuman yang hampir sering dipilih untuk bersantai dan juga saat kondisi pertemuan dengan rekan bisnis. Selain hal itu, kopi nyatanya punya faedah yang baik untuk para olahragawan, seperti pesepakbola.
Menurut British Journal of Sports Medicine, kombinasi kopi dan roti panggang dapat meningkatkan kemampuan Anda di bidang olahraga. Selain mampun memberi daya tahan tubuh, kafein dan karbohidrat punya efek positif pada keterampilan dan kinerja.
Bahkan, usai penelitian tersebut para ilmuan banyak mendesak para atlet untuk memilih minuman berenergi ketimbang sekedar minuman untuk olahraga. Sebab, minuman berenergi mampu meningkatkan konsentrasi yang lebih tinggi dan dapat dicerna lebih cepat ketimbang makanan padat.

Pemain Man United sedang melakukan latihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Hal itu ditemukan dalam penelitian tim dari Sheffield Hallam University. Mereka melakukannya dengan melibatkan delapan relawan berusia 18-22 tahun untuk bermain tiga simulasi pertandingan sepakbola untuk menguji kelincahan, menggiring bola, sundulan dan akurasi tendangan.
Untuk pertandingan pertama peserta diberi cairan berwarna tanpa kafein atau karbohidrat, untuk yang kedua mereka diberi minuman yang hanya mengandung kafein dan yang ketiga mereka diberikan cairan yang mengandung kafein dan karbohidrat.
Berdasarkan hasil yang dipublikasikan British Journal of Sports Medicine pada 2011: menunjukkan bahwa campuran kafein dan karbohidrat memberikan hasil terbaik guna meningkatkan kecepatan dan akurasi pemain.

Skuat Juventus berlatih sprint untuk tingkatkan stamina pemain.
Menurut Mayur Ranchordas selaku pemimpin penelitian tersebut kombinasi dari karbohidrat dan kafein memungkinkan pemain untuk mempertahankan intensitas kerja yang lebih tinggi dalam sprint, serta meningkatkan akurasi tendangan dan menggiring bola selama aktivitas simulasi sepakbola.
"Apa yang kami temukan menunjukkan bahwa kafein dan karbohidrat meningkatkan keterampilan dan daya tahan orang bermain sepakbola, itu juga bermanfaat dalam acara olahraga lainnya,” ujar Mayur Ranchordas, seperti dikutip Daily Mail.
Bagi Mayur Ranchordas penelitian ini hanya bagian pelengkap dari hasil-hasil penelitain terdahulu, yang memang sudah membuktikan kafein dan karbohidrat bisa meningkatkan daya tahan tubuh.
“Sudah ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kafein dan karbohidrat meningkatkan daya tahan tubuh, namun penelitian ini menunjukkan bahwa ada juga dampak positif pada keterampilan dan kinerja,” tandasnya.