Torabika Soccer Championship 2016

(CUPLIKAN GOL) Gresik United 1-0 Arema Cronus: Singo Edan Ompong

Jumat, 7 Oktober 2016 23:43 WIB
Editor: Arief Rahman Hakim
 Copyright:

Arema gagal mengkudeta Madura United yang baru akan bermain melawan Persib Bandung Sabtu, 8 Oktober 2016 pukul 18:30 WIB, dari puncak klasemen TSC. Kekalahan 0-1 dari Gresik United tak membuat posisi Arema beranjak dari peringkat dua, terpaut satu poin dengan Madura United.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Kemenangan bagi Arema akan menggeser posisi Madura United, karena keduanya hanya terpaut satu poin. Namun tidak mudah bagi mereka melawan Persegres Gresik United yang bermain di depan pendukungnya sendiri, apalagi Arema tidak diperkuat beberapa pemain yang dipanggil Timnas Indonesia untuk persiapan melawan Vietnam di laga uji coba.

Namun Milomir Seslija masih memiliki beberapa legiun asing yang dapat diandalkan seperti Esteban Gabriel Vizcarra, Marcio Teruel, dan Goran Ganchev. Ia juga dapat menurunkan pemain yang sudah beken di pecinta sepakbola Indonesia, seperti Oktovianus Maniani, Raphael Maitimo, dan Cristian Gonzales.

Meski begitu Gresik United tampil ngotot di depan pendukungnya sendiri dan terbukti berulang kali merepotkan pertahanan Arema, yang digalang oleh Hamka Hamzah. Tim besutan Eduard Tjong menempatkan duo penyerang di lini depan, dalam formasi 4-4-2, mengandalkan Roberto Daniel da Silva dan eks pemain Arema, Gustavo Giron.

Jual beli serangan pun terjadi sepanjang babak pertama dan hingga menit 34, pergantian pertama dilakukan Seslija yang menarik keluar Teruel karena cedera, dan menggantinya dengan Ferry Aman Saragih.

Gresik United memiliki efektivitas bermain yang baik dengan melepaskan lima tembakkan dan dua di antaranya tepat sasaran. Sementara Arema tiga tembakkan, dengan hanya satu tembakkan yang menuju gawang Dimas Galih Pratama.

Arema menjadikan Vizcarra sebagai motor serangan, namun Gonzales sukses dimatikan bek Gresik United, Sasa Zecevic, hingga ia tidak mendapat suplai bola yang matang. Laga pun berjalan alot hingga penghujung akhir babak pertama.

Di dua menit tambahan waktu, tampak kedua tim menutup paruh pertama dengan skor kacamata. Namun Da Silva sukses mengejutkan lini belakang Arema, mengecoh Hamka Hamzah dan mencetak gol ke pojok kanan gawang Achmad Kurniawan. Alhasil, Gresik United menutup babak pertama dengan skor 1-0 atas Arema.

Babak Kedua

Arema tancap gas coba memperkejar ketertinggalan di awal babak kedua, meningkatkan tempo serangan dari kedua sisi sayap. Vizcarra dan Maniani konstan melakukannya, namun pertahanan Gresik sukses meminimalisir serangan Arema.

Gonzales juga kesulitan mendapatkan suplai bola dan kerap menjemput bola ke tengah, hingga Arema tak memiliki banyak pemain di area 16 meter Gresik United. Sementara Gresik United bermain efektif dan mengandalkan serangan balik, coba mencari ruang di pertahanan Arema yang terbuka karena fokus menyerang mencari gol penyama kedudukan.

Seslija pun melakukan pergantian pemain kedua, menarik keluar Maniani di menit 66 dan menggantinya dengan Arif ‘Keceng’ Suyono. Permainan Arif berbeda dari Maniani yang mengandalkan kecepatan, sementara Arif lebih seperti inverted winger alias penyerang sayap, yang menusuk masuk ke dalam kotak penalti.

Pun demikian dengan Eduard Tjong. Pelatih yang kerap disapa Edu itu menarik keluar Giron di menit 69, dan menggantinya dengan eks Arema U-21, Kushedya Hari Yudo. Edu memasukkan pemain baru untuk menyegarkan permainan timnya.

Menyisakan 10 menit terakhir, Seslija melakukan perjudian terakhirnya memasukkan Sunarto, menggantikan Kalmar Nicholas. Sunarto akan coba mendampingi El Loco di lini depan, untuk menguji pertahanan Gresik yang bermain baik.

Empat menit tambahan waktu diberikan ofisial pertandingan yang dipimpin Thoriq M. Alkatiri, dan tidak ada gol lagi yang tercipta di Stadion Petrokimia. Laskar Joko Samudro sukses meraih kemenangan 1-0 atas Arema, berkat gol Da Silva.

Susunan Pemain:

Persegres Gresik United (4-4-2): Dimas Galih Pratama; Roni Rosadi, Sasa Zecevic, Wismoyo Widhistio Putro, Achmad Faris; Jusmadi, Iknyun Oh, Agus Indra, Ghozali Muharam Siregar; Gustavo Giron (Kushedya Hari Yudo 69’), Patrick Roberto Daniel da Silva

Pelatih: Eduard Tjong

Arema Cronus (4-2-3-1): Achmad Kurniawan; Ahmad Alfarizi, Hamka Hamzah, Goran Ganchev, Syaiful Indra Cahya; Marcio Teruel (Ferry Aman Saragih 34’), Kalmar Nicholas (Sunarto 81’), Oktovianus Maniani (Arif Suyono 66’), Esteban Gabriel Vizcarra, Raphael Maitimo; Cristian Gonzales

Pelatih: Milomir Seslija

469