Persija Jakarta akan berulang tahun yang ke-88 pada tanggal 28 November besok. Menyambut momen sakral itu, pengurus Persija mengadakan Turnamen U-17 di Lapangan Banteng, Jakarta. Bersama Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, Presiden tim Ferry Paulus membuka turnamen tersebut.
Ditemui setelah proses pembukaan, Ferry menjelaskan Persija dan Jakmania harus menjadi lebih baik di tahun berikutnya. Di usia klub yang ke-88 tahun ini, ia mengibaratkan Persija seperti pesawat terbang.
"Usia 88 bukan usia muda. Kalau pesawat, kita harus take off dan landing sama baiknya. Mudah-mudahan kita bisa meraih sukses di musim ISL mendatang," kata Ferry.
Untuk memperkuat hubungan antara klub dengan suporter, Ferry memastikan akan melakukan sejumlah program. Ia menyebut hal tersebut perlu agar tidak ada lagi kerugian yang Persija terima, misalnya hukuman bertanding tanpa penonton.
"Persija tanpa Jakmania bukan apa-apa, dan Jakmania tanpa Persija tidak ada artinya. Yang pasti Persija sebagai klub harus melakukan penguatan kepada suporternya, terutama memberikan pemahaman,” lanjut Ferry.
"Hari Jumat kemarin kita sudah ketemu pendiri The Jak untuk bisa membuat satu militansi kuat dalam mendukung tapi harus dalam tatanan baik sehingga tidak ada korban dan tidak ada lagi masalah-masalah terhadap keamanan," tandasnya.