Salah satu skuat Indonesia di ajang Piala AFF khusus tunarungu yang berlangsung di Malaysia beberapa waktu lalu, Otto Celo lontarkan kritik kepada pemerintah dan PSSI.
"Pemerintah maupun PSSI harusnya memberikan dukungan untuk atlet disabilitas. PSSI jangan hanya memikirkan uang dan kekuasaan," kata Otto kepada INDOSPORT.
Ditambahkan Otto, seharusnya PSSI membuat liga khusus baik itu sepakbola ataupun futsal untuk pemain disabilitas. Negara lain kata Otto sudah memilikinya.

"Saya tahu dari coach Akash, Thailand punya liga sepakbola DEAF (sepakbola untuk tunarunggu) sedangkan di negara kita belum ada. Tolong perhatikan kesenjangan sepakbola kita," kata pria yang gemar pada Arema dan AC Milan ini.
Seperti diketahui Timnas Indonesia tampil di ajang Piala AFF tunarungu yang tahun ini pertama kali diadakan dan berlangsung di Malaysia. Selama masa persiapan, tim ini minim perhatian dari pihak terkait.
"Waktu berlatih, kami menyewa lapangan secara patungan cuma 2 jam. Seminggu sekali apalagi persiapannya cuma sebulan. Yang paling bikin pusing ialah masalah paspor dan biaya tiket pesawat pulang pergi dengan biaya sendiri," kata Otto.
Sementara itu, coach Akash Nathani beberapa waktu lalu sebelum keberangkatan timnya juga mengungkap hal yang sama.
"Ikut di kompetisi ini kami tidak ada dana yang cukup, dana kami di bawah rata-rata. Kemarin ini manajer kami sudah berbicara kepada pihak Menpora, tetapi mereka mengatakan belum ada budget karena ini sudah mendekati akhir tahun jadi katanya dana itu baru dapat diberikan pada tahun 2017 nanti," ujar Akash Nathani kepada INDOSPORT.