Kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia, Indonesia Super League (ISL) pernah diramaikan oleh sejumlah pemain asing dengan kemampuan di atas rata-rata. Salah satu pemain tersebut adalah Gustavo Fabian Lopez, gelandang kreatif asal Argentina.
Gustavo yang dikenal cerdas mengatur irama permainan dari lapangan tengah itu, pernah berseragam Persela Lamongan sejak 2006 hingga 2007. Sempat pindah kluh pada 2008, pemain bertinggi badan 180 cm itu akhirnya kembali lagi memperkuat Persela medio 2011-2013.
Perannya sebagai playmaker pintar akhirnya menarik minat raksasa Arema Cronus. Gustavo pun bergabung dengan Tim Singo Edan pada 2013-2014, sampai akhirnya ia kini berseragam klub Liga Super Malaysia, Terengganu FA.
Meski kini tak lagi bermain di Indonesia, namun Gustavo ingin kembali ke merumput di Tanah Air. Bahkan, ia mengungkapkan rasa rindunya untuk Arema.

Gustavo pun sekarang sedang berada di negara asalnya pasca cedera saat memperkuat Terengganu FA. Ia pun menjalani pemulihan cedera di Argentina dan saat ini ia mengaku kondisinya sudah 80% dan siap untuk kembali bermain.
“Ya sekarang saya masih di Argentina, kondisi sudah 80% dan sekarang sudah mulai latihan untuk tahun 2017,” kata Gustavo Lopes seperti dilansir dari Ongisnade.
"Saya sudah sembuh sekarang cuma masih kembalikan kondisi fisik saja sekarang. 20 hari lagi saya sudah siap latihan keras," pungkas Gustavo sembari menegaskan kondisinya yang sudah tidak ada masalah.
Karena kondisinya yang mulai pulih ini, Gustavo membenarkan sudah ada tim dari Indonesia yang menghubunginya. Pemain berusia 33 tahun itu mengungkapkan ingin kembali lagi ke Tanah Air tahun depan.
“Ya sudah ada tim, mungkin ke Indonesia lagi tahun depan,” ungkap mantan pemain Persela Lamongan ini.
Gustavo Lopez saat mengikuti sesi latihan bersama skuat utama Arema Cronus.
Namun Gustavo membantah bahwa tim yang dimaksud adalah Arema, sebab sampai sekarang tak ada komunikasi antara dirinya dengan manajemen Arema.
“Saya juga kangen Arema tapi sampai sekarang tak ada komunikasi dari manajemen Arema,” jelasnya.
Gustavo sendiri berhasil tampil dalam 69 pertandingan dan mencetak total 17 gol saat memperkuat Persela Lamongan. Sedangkan saat berseragam Arema Cronus, pemain yang identik dengan kuncir rambutnya itu bermain dalam 26 laga dan mencetak 8 gol.