Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Zainuri Hasyim memastikan akan segera mengajukan ke PT Liga Indonesia agar tim kebanggaannya bisa menggunakan GBLA sebagai home base-nya di ISL 2017.
"Saya sudah dapat kabar kalau GBLA sudah siap dipakai. Maka kita akan fokus disitu (gunakan GBLA)," ujar Zainuri saat dhubungi melalui telepon selulernya.
Akan tetapi, Zainuri enggan berpuas terlebih dahulu. Tetap saja, Stadion Si Jalak Harupat yang terletak di Kabupaten Bandung akan diajukan juga.
Zainuri enggan kejadian pada saat menjalani turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 terulang. Saat itu, Persib terpaksa harus berpindah-pindah Stadion dari mulai GBLA, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Wibawa Mukti, hingga Stadion Pakansari lantaran jadwal pertandingan yang dilalui bertepatan dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016.

Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Zainuri Hasyim.
Sehingga kata dia perlu antisipasi dengan tetap mengajukan Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung meski Stadion GBLA menjadi prioritas utamanya.
"Prioritas utama GBLA, tapi disamping itu Si Jalak Harupat kita ajukan juga. Jadi kita punya dua lapangan. Apakah GBLA atau pun Si Jalak Harupat. Tapi kalau prioritasnya secara kelasnya sih disitu, GBLA jadi prioritas pertama," jelasnya.
GBLA sendiri sebelumnya mengalami kerusakan pada rumput lapangan usai digunakan acara seremoni dan penutupan PON XIX/2016.
Namun saat ini kondisi rumput tersebut sudah hampir terselesaikan dan siap kembali digunakan untuk ajang pertandingan sepakbola.
Bahkan rencananya pada pertengahan Februari nanti Stadion GBLA akan digunakan Persib Bandung dalam ajang uji coba melawan Thailand.