Pada perubahan logo tersebut, memang jika dilihat sepintas tampak tidak ada yang berbeda dengan logo sebelumnya. Hal itu juga memang diakui oleh, Direktur SPFC, Rinold Thamrin yang memang hanya merubah sedikit tampilan pada logo tim besutan Nilmaizar itu.
Ia menjelaskan logo merupakan representatif dari target tim yang sebenarnya, perbedaan dengan logo sebelumnya terletak dari gambar kerbau yang digunakan. Untuk perubahan yang ada pada logo ini mempunyai makna untuk perubahan tim menjadi lebih baik.

Perbandingan antara logo Semen Padang yang lama (kiri) dengan logo yang baru.
"Apa pun itu bila memberi perubahan kepada yang lebih baik, maka akan kami lakukan termasuk mengubah sedikit logo klub ini. Kami ingin dengan adanya perubahan pada logo nantinya klub ini bisa beradaptasi, dengan berubah menjadi lebih tangguh, bisa mendengar segala saran kritik, dan lebih fleksibel," Rinold Thamrin dilansir dari Antara.
Jika melihat pada tampilan logo sebelumnya, mata dan hidung pada gambar kerbau terlihat berwarna hitam, termasuk gambar rumah gadang yang berada di atasnya terlihat warna putih.
Sementara pada tampilan logo baru, gambar kerbaunya terilihat lebih gagah dengan nuansa berwarna merah, serta rumah gadangnya tidak lagi menggunakan warna putih.
Sebelum memutuskan perubahan ini berbagai diskusi dengan pihak terkait dilakukan, termasuk dengan mengaitkan target tim ini pada musim kompetisi tahun ini, maka terbentuknya kesepakatan untuk mengubahnya seperti ini.
Dengan perubahan ini pihaknya mengharapkan tim bisa bergerak dengan lincah sehingga dapat memenuhi target tahun ini yakni menjadi juara pada ISL 2017.