Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, menyebut langkah yang diambil PSSI yang tegas terhadap klub yang melarang pemainnya untuk memperkuat Timnas Indonesia telah tepat.
Sebelumnya, di ajang Piala AFF 2016 lalu, pelatih Timnas Indonesia kala itu, Alfred Riedl, sempat gagal mendapatkan pemain yang diinginkannya karena pembatasan klub yang hanya boleh melepas maksimal dua pemain.

Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2016 kemarin.
“Memang seharusnya begitu, kalau kita lihat seperti di Barcelona atau Real Madrid, itu kan mayoritas pemain Timnas Spanyol kebanyakan berasal dari dua klub tersebut. Jadi kepentingan Timnas Indonesia harus di atas segalanya,” ujar Gatot kepada INDOSPORT.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, menyebut jika peraturan pembatasan pemain dari klub tak akan lagi diberlakukan.
Pria yang juga menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu bahkan mengimbau klub untuk melepas pemain mereka yang dibutuhkan untuk memperkuat Timnas, sekalipun klub tersebut harus bubar karena seluruh pemainnya bergabung ke skuat Merah Putih.

Edy Rahmayadi, Ketua Umum PSSI.
“Gak ada masalah, mau satu klub itu bubar karena pemainnya kita pakai, ya kita tak ada masalah,” ujar Edy Rahmayadi.