Perjalanan salah satu tim dari Liga 2, PSCS Cilacap, di Piala Presiden memang sudah berakhir. Meski dihimpit oleh raksasa dari Liga 1, mereka mampu pulang dengan kepala tegak.
Terlepas dari kekalahan telak kontra Semen Padang, penampilan tim asuhan Gatot Barnowo itu cukup baik dengan mengemas satu kemenangan kontra Perseru Serui di laga pertama.
Performa bagus itu memang tak lepas dari kontribusi para pemain asing yang ikut berlaga di turnamen pra musim itu. Jadi, bisa dibayangkan jika PSCS melakukan kebijakan seperti kompatriotnya di ISC B, yakni PSS Sleman yang tidak menggunakan pemain asing.
"Tiga pemain asing di tim kami memang bertujuan agar tim ini bisa bersaing dengan tiga tim dari Liga 1," tutur Gatot Barnowo.
Lebih lanjut, Gatot pun memberikan penilaian bahwa ketiga penggawa asingnya memang memberi dampak besar bagi performa tim.
Sepanjang berlaga di Grup E, tim berjulukan Hiu Pantai Selatan itu memang diperkuat tiga pemain asing, sesuai regulasi turnamen. Mereka antara lain adalah Jin Ho (Korea Selatan), Redouane Zerzouri (Maroko) dan Carlos Raul Sciucatti (Argentina).
"Saya pikir mereka punya kualitas yang bagus dan layak membela tim dari Liga 1," Pelatih PSCS Cilacap itu menerangkan.
"Sebagai pelatih, saya berharap yang terbaik untuk mereka dengan membela salah satu klub Liga 1 nanti," tambahnya.
Di kesempatan terpisah, Jin Ho pun sebenarnya ingin melanjutkan karirnya di Indonesia. Pasalnya, defender jangkung itu tidak bisa membela PSCS lantaran regulasi Liga 2 tidak menggunakan pemain asing.
"Saya berharap demikian. Semoga dari tayangan televisi selama disini (Madura), ada tim yang melihat saya," tuturnya kepada INDOSPORT dengan Bahasa Inggris yang lumayan baik.
"Tapi saya ingin pulang dulu ke Korea, sambil menunggu tawaran selanjutnya," imbuh pemain yang absen saat timnya dibantai Semen Padang lantaran sanksi kartu merah tersebut.