Direktur Persija Jakarta, Gede Widiade, langsung mengambil ancang-ancang untuk memoles tim ibu kota. Setelah membeli sebagian saham dari Presiden Persija, Ferry Paulus, Gede berhasrat merekrut beberapa pemain dengan kualitas wahid.
Pertama, Gede mengungkapkan bakal mendatangkan 6 pemain baru ke Persija. Salah satunya, kata Gede, merupakan pemain naturalisasi.
Kemudian, dalam daftar 6 pemain itu, Gede menyebut ingin merekrut playmaker yang berkualitas. Untuk itu, gelandang serang Tim Nasional (Timnas) Korea Selatan menjadi bidikannya.
"Manajemen bilang ke saya butuh gelandang, oke kita butuh. Berbicara dengan saya butuh pemain tengah. Pemain itu masih menjadi pemain Timnas di negaranya. Saya suka Korea Selatan, alternatif Australia. Playmaker kemungkinan asal Korea Selatan. Umur antara 25, 28 atau 30 tahun," tutur Gede.
Latihan Persija Jakarta dipimpin langsung pelatih Stefano Cugurra Teco.Namun, ketika ditanyai identitas si pemain, Gede enggan membeberkannya. "Saya belum bisa katakan itu," tambahnya.
Selain itu, Gede menjelaskan indikator pemain asing yang cocok merumput di Persija. Sebab, jika calon legiun asingnya tidak memenuhi salah satu dari kriteria itu, maka tidak dapat dikatakan layak berkostum lambang Monas di dada.
"Persija tim besar, nilainya besar sekali. Jangan tergesa-gesa mengambil pemain. Pemain asing indikasinya dua, top dan marketing," tukas Gede.
Saat ini, Macan Kemayoran tengah menyeleksi 1 pemain asing asal Iraq, yaitu Anmar Almubaraki. Pesepakbola yang juga memiliki paspor Belanda itu berposisi sebagai gelandang serang.