Kekalahan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 dalam laga uji coba kontra Myanmar pada Selasa (21/03/17) mendapat perhatian dari sejumlah media asing. Sorotan media tertuju kepada sosok Luis Milla yang dalam menjalani debut pertamanya dalam laga tersebut, Jumat (24/03/17).
Beberapa media ternama di Spanyol, seperti Mundo Deportivo, Espanol Eurosport, dan Elperiodicodearagon secara bersamaan menuliskan 'Debut Milla bersama Timnas Indonesia Berakhir dengan Kegagalan', dan menjadikannya sebagai headline berita.
Luis Milla dan beberapa asisten pelatihnya saat Timnas U-22 berhadapan dengan Myanmar.Maklum, sebelum hijrah ke Indonesia untuk menangani Timnas Indonesia, sosok Luis Milla sebagai pelatih memiliki pamor serta wibawa besar di mata publik sepakbola Spanyol, lantaran sempat meraih sukses ketika menukangi Timnas Spanyol, U-19, U-20, U-21, dan U-23.
Kehadirannya di Indonesia pun digadang-gadang bakal memberikan kejutan besar di kancah sepakbola Asia. Setidaknya bisa mempersembahkan gelar juara, seperti saat dirinya berhasil menyumbangkan gelar Piala Eropa U-19 bagi Timnas Spanyol di Denmark pada tahun 2011 silam.
Tapi sayang, Milla harus merasakan debut pahit setelah Timnas U-22 dipaksa menyerah 1-3 oleh Myanmar. Bagi Milla, hasil minor pada laga debut bukan hal yang baru. Sebelumnya, Milla juga pernah mengalami hal serupa saat menangani klub Uni Emirat Arab, Aljazira pada tahun 2013. Aljazira takluk 1-3 dari Tractor Sazi F.C pada Februari 2013 saat pertama kali dibesut Milla.