Investor Batal Gabung, Saudara Tua Arema FC Revisi Target

Minggu, 9 April 2017 08:16 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor: Ahmad Priobudiyono
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Persekam Metro FC Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Persekam Metro FC

Persekam Metro FC akhirnya merevisi target tinggi yang sudah dicanangkan jauh hari sebelumnya. Dari tekad untuk pertama kalinya menembus jajaran elite di Liga 1, tim yang merupakan saudara tua Arema FC ini ternyata hanya ingin sekedar bertahan.

Perubahan target itu pun tak lepas dari batal bergabungnya investor yang membawa pelatih Raja Isa. Manajemen lama akhirnya tidak mencapai titik temu dalam klausul kesepakatan yang diapungkan pihak Djoko Purwoko Football Foundation (DPFF) yang menaungi pelatih kebangsaan Malaysia tersebut.

Padahal, calon investor tunggal yang akan mengelola tim berjulukan Macan Kumbang itu siap berani mematok target tinggi untuk lolos ke Liga 1 melalui gelontoran dana yang dimiliki.

"Ini juga sebagai pembelajaran bagi klub-klub di Indonesia. Seharusnya ada poin-poin yang jelas dalam hal pengelolaan klub dengan investor," kata Slamet Mulyono saat mendampingi timnya beruji coba dengan PSBI Blitar di Stadion Kanjuruhan Malang kemarin sore.

© Ian Setiawan/INDOSPORT
Bendahara Persekam Metro FC, Slamet Mulyono. Copyright: Ian Setiawan/INDOSPORTBendahara Persekam Metro FC, Slamet Mulyono.

Bendahara tim Persekam Metro FC itu pun menjelaskan jika tidak tercapainya kesepakatan lantaran adanya miss komunikasi antara manajemen lama dengan yang baru. 

Bukan masalah nominal, melainkan pemaparan program berikut status kepemilikan klub yang menjadi alotnya pembicaraan kedua belah pihak.

"Kami inginnya mereka sebagai investor yang mengelola, tapi status kepemilikan tetap berada di Kabupaten Malang sebagai pemilik klub sebelumnya," urainya.

"Daripada tim semakin tidak jelas, akhirnya kami putuskan untuk kembali ke format lama. Tim dengan susunan kepelatihan dan pengurus tetap seperti di ISC B tahun lalu," pegawai di salah satu Divisi Pemerintah Kabupaten Malang itu menambahkan.

Alhasil, Persekam Metro FC pun kembali ke habitat lama, dengan diperkuat sejumlah pemain putra daerah kelahiran Malang Raya.

"Beberapa pemain senior berpengalaman sudah terlanjur kami lepas, seperti ke Arema, PSBI Blitar dan tim lain. Sehingga kami akan optimalkan anak-anak muda di Malang saja," pungkasnya.

367