Parade Tendangan 'LDR' Terbaik Akhir Pekan

Minggu, 23 April 2017 11:40 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
© Catherine Ivill - AMA/Getty Images
Matic cetak gol berkelas ke gawang Tottenham Hotspur di laga semifinal Piala FA. Copyright: © Catherine Ivill - AMA/Getty Images
Matic cetak gol berkelas ke gawang Tottenham Hotspur di laga semifinal Piala FA.

Tak banyak pemain sepakbola yang memiliki kemampuan apik tendangan jarak jauh. Selain kekuatan, dibutuhkan juga akurasi tembakan yang harus diasah dalam kurun waktu yang tak jarang tidak sebentar.

Tendangan jarak jauh juga acap kali menjadi alternatif tatkala sebuah tim kesulitan untuk menembus rapatnya pertahanan lawan. Tidak jarang, tendangan dari luar kotak penalti yang tersaji melahirkan gol indah.

Berikut ini INDOSPORT merangkum empat tendangan 'Long Distance Relationship' yang terjadi di akhir pekan kemarin. Di antara aktornya, terselip satu pemain yang hampir terlupakan, yakni Nakamura.

1. Shunsuke Nakamura vs Kashima Antlers

Nakamura menunjukkan kalau dirinya belum habis. Mantan idola suporter Glasgow Celtic yang terkenal dengan tendangan bebasnya itu berhasil melakukan tendangan menukik mirip tokoh kartun Tsubasa Ozora ke gawang Kashima Antlers.

Bertanding di J-League (Liga Jepang) bagi kesebelasan Jubilo Iwata, pemain berusia 38 tahun itu muncul dari lini kedua setelah terjadi kemelut di depan kotak penalti Antlers. Tanpa diduga, ia menendang bola dengan terarah dan gagal dihalau oleh kiper lawan.

Gol tersebut menjadi yang kedua di laga itu, di mana skor akhir 3-0 di markas Antlers membawa Jubilo Iwata untuk sementara naik ke peringkat ke-6 klasemen, terpaut dua poin saja dari Antlers yang harus turun ke posisi 4 dengan koleksi 15 poin.

2. Tom Carroll vs Stoke City

Swansea City berhasil meraih kemenangan berharga di depan publik sendiri di Liberty Stadium. Unggul 2-0 atas Stoke City memang belum mengeluarkan anak asuh Paul Clement aman dari jurang relegasi, namun setidaknya, tambahan tiga poin menunjukkan jika The Swans cukup niat bertahan di kerasnya persiangan Liga Primer Inggris.

Kemenangan tuan rumah dibuka melalui sundulan Fernando Llorente di babak pertama. Pemain asal Spanyol itu kembali membuktikan betapa berharganya ia bagi Swansea City.

Tapi sorotan tertuju pada gol Tom Carroll yang terjadi di menit 70. Tendangan jarak jauhnya yang berbelok setelah menyentuh kaki Joe Allen dengan indahnya mencoreng 'debut'  Jack Butland yang kembali bermain setelah lebih dari satu tahun absen akibat cedera.

3. Matias Vecino vs Inter Milan

Hujan gol mewarnai pertandingan dramatis antara Fiorentina melawan Inter Milan. Kejar-mengejar angka yang terjadi sejak babak pertama melahirkan 9 gol di laga tersebut.

Mauro Icardi memang berhasil mencetak tiga gol di pertandingan itu. Sayang, gelontoran golnya gagal memenangi timnya karena tuan rumah La Viola menang dengan skor 5-4. Adalah Matias Vecino dan Khouma Babacar yang membantu Fiorentina menang dramatis dengan masing-masing dua golnya.

Salah satu gol dari Vecino terjadi dari jarak yang cukup jauh. Yang apik dari gol tersebut adalah bagaimana ia melakukannya dengan menyusur tanah namun terarah dan gagal dijangkau kiper lawan.

4. Nemanja Matic vs Tottenham Hotspur

Bagi gelandang perusak seperti Nemanja Matic, mencetak gol bukanlah kewajibannya, tapi bukan berarti tidak boleh. Apa lagi di era sepakbola modern seperti sekarang ini, semua pemain dituntut untuk memerankan lebih dari satu tugas.

Di laga semifinal Piala FA, pemain yang sempat berseragam Benfica itu mampu mempertontonkan permainan yang renyah. Duetnya bersama N'Golo di lini tengah sangat lugas dan solid, namun bukan bagaimana caranya menguasai garis tengah Chelsea, melainkan golnya di babak kedua.

Saat papan skor menunjuk angka 3-2, dan kala fans The Blues tengah bersiap-siap berpesta, Matic tiba-tiba muncul dari tengah lapangan dan melepaskan meriam yang dengan indah menghujam gawang Hugo Lloris.

Matic membuat Lloris tak berkutik, dan golnya disambut oleh sekitar 90 ribu penonton yang padati Stadion Wembley di partai semifinal Piala FA tersebut.

828