Nilmaizar sepertinya masih mencari komposisi lini depan yang pas untuk timnya usai gagal mencetak gol di tiga laga terakhir. Terbaru, di sesi latihan tim di Stadion H Agus Salim, Padang, Selasa (16/05/17) pelatih berdarah Minang itu mencoba menduetkan Didier Zokora dengan Marcel Silva Sacramento di lini serang timnya.
Hal itu tentu saja cukup mengagetkan mengingat posisi asli marquee player Semen Padang tersebut adalah seorang gelandang bertahan. Bagi sebagian pihak, mencoba melakukan tranformasi terhadap pemain yang sudah memasuki masa penghujung dari karier sepakbolanya tentu jadi hal yang sangat tabu dilakukan.
Apalagi dengan posisi asli Zokora sebagai gelandang bertahan yang sepanjang karier profesionalnya bukanlah seorang pemain yang cukup produktif. Berdasarkan data yang dihimpun dari Transfermarkt, dari total 123 kali penampilannya bersama Timnas Pantai Gading, pemain 36 tahun itu hanya menyumbang satu gol saja.
Namun hal itu tampaknya tidak menghalangi langkah Nilmaizar yang sudah kadung menguji coba duet penyerang barunya tersebut dalam sesi game internal. Marcel yang biasa ditemani Syamsul Bahri atau bermain sebagai penyerang tunggal coba dipasangkan Nil dengan Didier Zokora, keduanya memperkuat tim oranye.
Didier Zokora tengah menjalani latihan bersaman rekan-rekannya.Belum adanya tandem sepadan bagi seorang Marcel Silva Sacramento di lini depan Semen Padang memang memaksa tim pelatih memutar otak ekstra keras. Tiga pertandingan tanpa kemenangan dan gol memang jadi catatan negatif Kabau Sirah di Liga 1.
”Mudah-mudahan latihan hari ini membuat tim semakin solid dan siap ketika bertemu Bhayangkara FC,” harap Nilmaizar usai latihan, Selasa (16/05/17).
Pada sesi game internal tersebut, Nil juga beberapa kali mengingatkan pemainnya untuk selalu memaksimalkan setiap peluang yang didapat.
”Pemain harus memaksimalkan peluang sekecil apapun,” ujar Nilmaizar dari pinggir lapangan.