Liga Indonesia

Milla Ungkap Penyebab Tak Dipanggilnya Pemain Bali United ke Timnas Indonesia

  • Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla tidak memanggil pemain Bali United untuk melawan Islandia.
  • Apa yang membuat tak ada nama pemain Bali United yang dipanggil Milla ke Timnas Indonesia?
Minggu, 14 Januari 2018 10:38 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Lanjar Wiratri
© INDOSPORT/Prima Pribadi
Striker Timnas Indonesia, Irfan Bachdim saat men-dribble bola Copyright: © INDOSPORT/Prima Pribadi
Striker Timnas Indonesia, Irfan Bachdim saat men-dribble bola

Timnas Indonesia akan melakoni laga uji coba melawan kontestan Piala Dunia 2018, yakni Timnas Islandia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (14/01/18) malam. Namun dalam 24 pemain uang dipanggil untuk mempekuat Skuat Garuda di laga melawan Islandia tak ada nama penggawa Bali United yang dipanggil.

Nama-nama pemain langganan asal klub Serdadu Tridatu seperti Irfan Bachdim maupun Stefano Lilipaly tak masuk dalam daftar panggilan Luis Milla. Pelatih asal Spanyol itu pun memberikan penjelasan mengenai alasan tak memanggil pada pemain Bali United.

© Twitter/@BolaBanget
Stefano Lilipaly dan Irfan Bachdim. Copyright: Twitter/@BolaBangetStefano Lilipaly dan Irfan Bachdim.

Dirinya menilai kalau saat ini para pemain Bali United tengah fokus latihan untuk bermain di Liga Champions Asia. Sehingga dirinya tak ingin mengganggu konsentrasi Bali United.

"Bali United saat ini sedang konsentrasi jelang babak play off Liga Champions Asia. Hal itu wajar dan normal jika mereka berada di klub dan tidak dengan saya di laga uji coba," jelas Luis Milla.

© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Pelatih Luis Milla (tengah) memberikan arahan kepada para pemainnya dalam latihan. Herry Ibrahim Copyright: Herry Ibrahim/INDOSPORTPelatih Luis Milla (tengah) memberikan arahan kepada para pemainnya dalam latihan. Herry Ibrahim

"Oleh karena itu menurut saya lebih baik (para) pemain Bali United berada di klubnya," pungkas mantan bintang Barcelona ini.

Milla dalam skuatnya kali ini memanggil 24 nama yang terdiri dari pemain senior dan juga U-23. Mantan pelatih Timnas Spantol U-23 itu ingin para pemain senior yang dipanggil dapat membagi pengalaman maupun kinerja positif kepada para pemain Timnas U-23.