Liga Indonesia

Jadi Starter, Gelandang Muda Persib Bandung Akui Sempat Grogi

Kamis, 18 Januari 2018 04:05 WIB
Kontributor: Gita Agiet | Editor: Matheus Elmerio Giovanni
© Ginanjar/INDOSPORT
Pemain seleksi Persib Bandung, Puja Abdillah. Copyright: © Ginanjar/INDOSPORT
Pemain seleksi Persib Bandung, Puja Abdillah.

Rasa grogi dirasakan penggawa muda Persib Bandung, Puja Abdillah saat menghadapi Sriwijaya FC di laga perdana babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2018. Pasalnya di laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Bandung, Selasa (16/01/18) itu, merupakan kali pertama pemilik nomor punggung 27 ini turun sebagai starter.

Meski hanya bermain hingga 78 menit, Puja tetap mensyukurinya. Tentunya kepercayaan yang diberikan akan dijadikan sebuah pelajaran berharga untuk bisa lebih baik kedepannya. 

"Alhamdulillah sudah dipercaya sama pelatih. Sempat grogi juga karena ini pertandingan perdana dan langsung menghadapi tim besar seperti Sriwijaya FC," ungkap Puja.

Namun sedikit demi sedikit rasa grogi itu sirna seiring berjalannya waktu pertandingan. Apalagi timnya mendapatkan dukungan langsung dari pendukung fanatiknya. 

© Istimewa
Kim Jeffrey Kurniawan dan Puja Abdillah pemain Persib Bandung Copyright: IstimewaKim Jeffrey Kurniawan dan Puja Abdillah pemain Persib Bandung

"Terima kasih, bobotoh atas segala bentuk dukungan untuk Persib. Puja harap pada pertandingan selanjutnya melawan PSMS, Bobotoh kembali bisa memadati stadion," harapnya. 

Puja berharap kepercayaan itu terus diberikan karena dengan banyaknya jatah bermain, maka kemampuannya di lapangan akan terus meningkat. Apalagi, lanjutnya, Puja mendapatkan wejangan khusus dari pelatih Mario Gomez agar kemampuannya di lapangan terus diperbaiki.

© Istimewa
Puja Abdillah pemain muda Persib Bandung Copyright: IstimewaPuja Abdillah pemain muda Persib Bandung

"Saya ingin terus dipercaya pelatih untuk masuk line up. Tapi yang penting latihan saja dulu. Tunjukkan kemampuan terbaik dalam sesi latihan, Insya Allah pelatih juga pasti melihat," tegasnya. 

"Kata pelatih, saya harus perbaiki kesalahan-kesalahan, dan berani kuasai bola," pungkasnya.