Nama Erick Yusuf mungkin tak setenar Yusuf Mansur atau Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Namun di kalangan ulama, namanya cukup bergaung sebagai ustaz muda yang kini tengah naik daun. Berbeda dengan generasi ustaz sebelumnya, Erick berpenampilan lebih kekinian dan sering mengikuti tren anak muda.
Erick rupanya juga seorang penggemar sepakbola. Ditemui INDOSPORT di konferensi pers film '212, The Power of Love' di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/18), dia menyebut jika olahraga ini bisa menjadi salah satu dakwah kreatif yang tengah digalakkan olehnya. "Lagi mau nonton Persib, stadion sudah ramai, lalu masuk waktu salat. Saya sering ajak Bobotoh salat berjamaah," ceritanya ketika beberapa kali nyetadion untuk menyaksikan laga Persib Bandung.
Ustadz Erick Yusuf.Erick ternyata seorang Bobotoh yang setia. Meski hampir 13 tahun tanpa gelar, baginya Persib selalu di hati. "Kalah-menang tetap biru," ujarnya tersenyum.
Sebagai seorang pemimpin umat, Erick menghimbau kepada para penggemar sepakbola, khususnya Bobotoh agar tidak meninggalkan ibadah. "Mentang-mentang di stadion musalanya kecil, atau tidak ada musala sama sekali. Tinggal cari sudut yang bersih. Kalau tidak ada air, ya tayamum, tak perlu mempersulit diri untuk salat," tandasnya lagi.
Ustadz Erick Yusuf.Selain sering mengajak salat berjamaah, Erick juga kerap menggelar pengajian dan tausiyah rutin bersama Viking Frontliner. Kini dia dikenal sebagai pendakwah dan pembina Pesantren Kreatif iHaqi di Bandung.