Liga Indonesia

Dituding Jadi Pelaku Perusakan Stadion GBK, Jakmania Justru Dipuji

Minggu, 18 Februari 2018 15:33 WIB
Editor: Lanjar Wiratri
© Media Persija
Para The Jakmania Copyright: © Media Persija
Para The Jakmania

Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK), Winarto, menyebut pihaknya akan mulai melakukan perhitungan kerugian akibat kerusakan beberapa bagian di Stadion GBK usai laga final Piala Presiden 2018.

Kerusakan beberapa bagian di Stadion GBK tak terhindarkan usai laga final Piala Presiden 2018 yang mempertemukan Persija vs Bali United. Meski begitu, Winarto menyebut kerusakan GBK masih dalam tahap yang relatf kecil dan tidak terlalu parah.

“Inilah dimulainya tonggak industri olahraga. Semuanya bisa kita hitung dan kita perkirakan karena kita tidak boleh menyerah karena semua kerugian bisa dihitung,” ujar Winarto dalam jumpa pers di Stadion GBK, Sabtu (17/02/18) malam.

“Malam ini akan kita hitung kita berita acarakan besok (hari ini, Minggu 18 Februari 2018). Senin sudah bisa kita ketahui (jumlah kerugian),” tambahnya.

© INDOSPORT
Kemeriahan suporter Timnas saat menyanyikan lagu Indonesia Raya di Stadion Utama GBK. Copyright: INDOSPORTStadion Utama GBK.

Perilaku tak terpuji Jakmania yang mendominasi penonton yang menyaksikan pertandingan Persija vs Bali United disebut-sebut menjadi penyebab utama kerusakan Stadion GBK. Namun hal tersebut tak sepenuhnya dibenarkan oleh Winarto yang justru menilai ada sedikit peningkatan kesadaran untuk memelihara GBK dari Jakmania.

“Jakmania menunjukkan kemajuan. Kerusakan ada tapi relatif kecil dan kita bias melihat. Alhamdulillah sampai bubar tidak ada kerusakan yang berarti tapi memang ada keterbatasan tempat duduk,” beber Winarto.

© Lanjar Wiratri/INDOSPORT
Jakmania Copyright: Lanjar Wiratri/INDOSPORTJakmania

“Di luar sana tidak semua penggemar bisa beli tiket tapi mereka datang ke GBK untuk melihat langsung pertandingan, penyerahan hadiah. Kalah atau menang itu biasa dalam olahraga. Dalam sepakbola kita perlukan suporter dan kita bisa memperkirakan (kerugiannya)," tutup Winarto.

Sebelumnya, Panitia Piala Presiden melalui Ketua Steering Committe (SC), Maruarar Sirait, mengaku akan bertanggung jawab dan mengganti kerusakan yang dialami Stadion GBK.

"Kami dari SC bertanggung jawab. Nanti tinggal didata mana saja yang rusak, kami akan menyelesaikannya. Berapapun nilainya kami ganti," ucap pria yang kerap disapa Ara tersebut.
 

2K