Liga Indonesia

Dua Kali Sabet Gelar Top Skor Piala Gubernur Kaltim, Ini Komentar Beto

Senin, 5 Maret 2018 07:27 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Juni Adi
© Gelora Trisula Semesta
Alberto Goncalves (Sriwijaya FC) Copyright: © Gelora Trisula Semesta
Alberto Goncalves (Sriwijaya FC)

Tak hanya menjuarai turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur,  dua pemain Sriwijaya FC juga menyabet dua gelar individu, yakni Alberto Goncalvez dan Makan Konate.

Mantan penyerang Persipura itu menjadi top skor dan berhak membawa pulang uang hadiah sebesar Rp100 juta. Sedangkan Konate, dianugerahi pemain terbaik dan berhak membawa pulang uang hadiah sebesar Rp150 juta.

Rekor lain dari Beto, karena menyapu bersih top skor dari PGKT sejak digulirkan pertama kali. Di PGKT jilid pertama tahun 2016, Beto juga keluar sebagai gelar top skor dengan lima gol. Pada tahun 2017, turnamen PGKT tidak digulirkan dan kembali digulirkan tahun 2018.

© Muhammad Effendi./INDOSPORT
Selebrasi Sriwjaya FC usai berhasil menjuarain Piala Gubernur KAltim 2018. Copyright: Muhammad Effendi./INDOSPORTSelebrasi Sriwjaya FC usai berhasil menjuarain Piala Gubernur KAltim 2018.

"Saya sangat senang bisa keluar sebagai top skor. Apalagi SFC juara, sebelumnya saya memang menargetkan ingin mempertahankan gelar top skor itu, " kata Beto. 

Pemain berusia 37 tahun itu pun, membungkam anggapan banyak orang yang menilai jika ia sudah habis karena dimakan usia. 

Top skor itu membuktikan jika ia tidak kehilangan naluri mencetak gol. Gelar itupun menjadi semangat ia untuk dapat mencetak gol lebih banyak lagi buat SFC di Liga 1.

Masih kata pemilik jersey 9 Laskar Wong Kito itu, top skor yang ia dapat kali ini tidak lepas dari kontribusi rekan-rekannya. Beto menyebut jika gelar itu bisa kembali ia pertahankan karena bantuan rekan-rekannya. 

Tanpa assist dan kerja sama tim, ia tidak akan dapat mencetak gol dan kembali keluar sebagai top skor. "Saya ucapkan terima kasih kepada pelatih, manajer dan rekan-rekan, " ujarnya. 

Sementara itu, manajer SFC Ucok Hidayat menambahkan, tak salah jika manajemen membantu proses naturalisasi Beto. 

Beto masih menjadi striker subur dan harus diperhitungkan lawan-lawannya. Beto yang sudah berstatua warga negara Indonesia, semakin memudahkan pelatih meracik tim. 

© Muhammad Effendi./INDOSPORT
Keceriaan para pemain dan official Sriwijaya FC setelah menjuarai Piala gubernur Kaltim 2018. Copyright: Muhammad Effendi./INDOSPORTKeceriaan para pemain dan official Sriwijaya FC setelah menjuarai Piala gubernur Kaltim 2018.

"Saya ucapkan selamat buat Beto, dia memang pemain bagus. Tak salah kita membantu ia naturalisasi, dia pantas keluar sebagai top skor, " katanya. 

Begitu pun dengan Makan Konate, dia memang pantas menyabet gelar pemain terbaik di ajang ini. Sejak babak penyisihan Konate memberikan sentuhan pada lini tengah dan punya kontribusi yang besar dalam tim.