Liga Indonesia

Ada Wacana 20 Tim di Liga 1 2019, Sriwijaya FC: Semoga Terjadi

Senin, 17 Desember 2018 19:37 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Yohanes Ishak
© Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT/Sriwijaya FC
Logo Sriwijaya FC. Copyright: © Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT/Sriwijaya FC
Logo Sriwijaya FC.

INDOSPORT.COM - Belakangan dunia maya dihebohkan dengan isu jika Liga 1 musim depan bakal diikuti 20 tim. Pada musim ini, dari 18 tim yang ada, tiga tim terdegradasi yakni Sriwijaya FC, Mitra Kukar dan PSMS Medan. Tiga tim dari Liga 2 promosi ke Liga 1, PSS Sleman, Semen Padang dan Kalteng Putra.

Belakangan, muncul isu jika tiga tim yang terdegradasi di Liga 1 seperti SFC, Mitra Kukar, PSMS Medan dan tim posisi keempat Liga 2 Persita Tanggerang, bisa turun di Liga 1 setelah melewati play off. Empat tim akan bertarung untuk memperebutkan dua tempat di Liga 1.

Pelatih Kepala SFC Hartono Ruslan, Minggu (16/12) mengakui, belum mendengar soal isu itu, tapi dia sendiri menyambut baik jika hal itu benar adanya.

“Itu artinya ada kesempatan bagi kita tetap main di Liga 1 musim depan,” jelasnya.

Jika benar ada laga play off, peluang lolos tetap terbuka. SFC bakal dipertemukan Mitra Kukar, Persita Tangerang dan PSMS Medan yang secara level permainan pastinya tidak terlalu jauh berbeda.

Kualitas pemain SFC yang ada saat ini dengan ketiga tim tidak jauh berbeda, sehingga tim tetap optimis andai isu itu benar adanya.

“Tapi kita tunggu saja, jangan terlalu berharap juga karena belum tahu. Tapi semoga saja ada kesempatan itu,” katanya.

© Muhammad Effendi/INDOSPORT
Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Hartono Ruslan Copyright: Muhammad Effendi/INDOSPORTPelatih Kepala Sriwijaya FC, Hartono Ruslan

Di tempat berbeda, Asisten Manajer SFC Achmad Haris mengakui, jika manajemen belum dapat berbicara banyak soal musim depan.

Begitu pun soal isu Liga 1 musim depan bakal diikuti 20 tim ataupun liga bakal dibagi dua wilayah. Itu karena kompetisi baru saja selesai.

SFC sendiri legowo menerima hasil ini, karena semua telah bekerja keras untuk bertahan di Liga 1. Pelatih dan pemain telah mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk dapat membuat tim asal Sumsel bertahan di Liga 1.

Terakhir di laga melawan Arema FC, publik tahu betul jika penalti yang diterima tuan rumah sangat merugikan SFC karena tidak ada pelanggaran di sana.

Kekalahan 1-2 dari Arema pastinya terasa sangat menyakitkan, karena secara permainan SFC tidak kalah. Yu Hyun Koo dan kawan-kawan, coba ikhlas menerima hasil akhir musim ini.

Ikuti terus berita Liga Indonesia dan berita olahraga lainnya di INDOSPORT.COM

1K