Liga Indonesia

Serangan Nyamuk Jadi Penyebab Menepinya Gelandang Uzbekistan Milik Arema FC

Kamis, 21 Februari 2019 08:02 WIB
Penulis: Ian Setiawan | Editor: Isman Fadil
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Jersey latihan yang dipakai Pavel Smolyachenko dianggap menjiplak desain aparel lain Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Jersey latihan yang dipakai Pavel Smolyachenko dianggap menjiplak desain aparel lain

INDOSPORT.COM - Teka teki menepinya Pavel Smolyachenko terjawab sudah. Gelandang andalan Arema FC asal Uzbekistan itu ternyata jatuh sakit akibat serangan nyamuk, hingga membuatnya tergolek lemas tak berdaya.

Sebelumnya, mencuat kabar jika sakitnya Pavel akibat masa adaptasi yang kurang lancar. Termasuk dalam membiasakan diri di Indonesia, perihal pergantian cuaca yang ekstrem hingga makanan yang dikonsumsi.

"Bukan soal itu. Untuk makanan dan cuaca, saya sudah terbiasa di sini," kata Pavel Smolyachenko kala ditemui INDOSPORT.com di Stadion Gajayana, Selasa (19/02/19).

"Tapi, saya sakit karena nyamuk. Ada gigitan nyamuk yang cukup berbahaya, dan ternyata itu DBD (Demam Berdarah Dengue)," sambung dia.

Akibat serangan nyamuk yang cukup berbahaya itu lah, kondisi kesehatannya langsung menurun drastis. Ia bahkan langsung istirahat total selama tiga hari, dan menjalani serangkaian tes kesehatan sampai pada kondisi fit saat ini.

"Sudah ikut berlatih satu pekan ini. Tapi, kondisi kebugaran saya masih 70 persen," beber midfielder 27 tahun tersebut.

Ia pun harus menepi hingga dua pekan dari aktivitas tim. Termasuk melewatkan dua laga penting saat Arema FC menjamu Timnas Indonesia U-22 pada laga uji coba (10 Februari) dan melakoni away ke markas Persib Bandung pada leg pertama babak 16 besar Kratingdaeng Piala Indonesia, 18 Februari yang lalu.

Terus Ikuti Perkembangan Sepak Bola Seputar Liga Indonesia Hanya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
100%