INDOSPORT.COM - Gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Marco Verratti, nampaknya muak melihat orang-orang begitu cerewet mengkritik kehidupannya di luar lapangan hijau. Menurutnya, pemain sepak bola berhak melakukan apa saja sesuai keinginannya.
Bukan hanya itu, pemain yang masih aktif di Timnas Italia tersebut juga meminta masyarakat sadar bahwa atlet juga manusia.
Pada November tahun lalu, Verratti harus berurusan dengan pihak yang berwajib lantaran terbukti mengemudi dalam keadaan mabuk. Ia sendiri sudah menyadari kesalahan tersebut dan berharap orang-orang tidak terus-terusan mengungkitnya.
“Kami bermain sepak bola tapi banyak yang lupa kalau kami manusia. Kami juga berlibur, pergi bersama teman-teman dan juga keluarga,” kata Verratti kepada Le Parisien jelang laga leg kedua Liga Champions 2018/19 PSG vs Manchester United.
“Ketika peristiwa itu terjadi, saya menghadiri acara ulang tahun dan minum sedikit melebihi batas aturan. Saya punya anak dan itu membuat saya sadar. Saya tidak akan melakukannya lagi,” tambahnya.
Ia pun mengaku kesal dengan segelintir pihak yang selalu mengaitkan gaya hidupnya dengan prestasi dan performanya di lapangan.
“Yang saya benci, orang-orang selalu berpikir demikian tetang saya. Jujur saya tidak peduli karena itu hak mereka. Anda bisa menilai saya di dalam lapangan, tapi tidak di luar. Saya selalu mendengar saya cedera karena gaya hidup saya,” jelasnya.
“Ketika saya mengalami cedera engkel, itu tidak ada hubungannya. Seorang pemain menyerang kaki saya,” tutup Verratti.
Ikuti Terus Berita Sepak Bola dan Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM