Liga Indonesia

Terungkap! Sriwijaya FC Sudah Mempunyai 19 Pemain

Kamis, 21 Maret 2019 02:47 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Coro Mountana
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Pelatih Kas Hartadi, saat diwawancara. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Pelatih Kas Hartadi, saat diwawancara.

INDOSPORT.COM - Pelatih Kas Hartadi sudah resmi menjadi menjadi arsitek Sriwijaya FC untuk mengarungi Liga 2 musim ini. Pelatih berusia 48 tahun ini juga sudah melakukan teken kontrak di Palembang.

Kendati baru resmi menjadi pelatih Sriwijaya FC, Kas ternyata sudah mengantongi 19 nama pemain. Tapi, pelatih asal Solo ini masih belum bersedia menyebutkan identitas pemain yang bakal diproyeksi masuk dalam skuad Sriwijaya FC musim ini.

“Saya sudah ada 19 pemain, mereka bersedia bergabung bersama SFC musim ini. Tapi, masih perlu negosiasi harga dulu,” ucap pelatih berjuluk Kijang Solo ini.

Saat ada kesepakatan harga antara pemain dan manajemen, Kas baru berani mengungkapkan identitas pemain itu. Oleh karena itulah, ia mengajak masyarakat Sumatera Selatan untuk bersabar.

“Idealnya ada 25 pemain, jadi kekurangannya akan kita cari,” ucapnya.

Mantan Pelatih Kalteng Putra ini membantah jika ada yang menyebut jika pemain berkualitas berpengalaman telah habis, karena telah bergabung dengan tim lain. Menurut Kas, masih ada pemain yang punya kualitas dan siap untuk mengarungi Liga 2 bersama SFC.

“Masih banyak pemain berpengalaman. Jadi nanti, 70 persen itu pemain berpengalaman dan 30 persen pemain junior,” ujarnya.

Sriwijaya FC saat ini berada di Liga 2 setelah turun kasta akibat terdegradasi dari Liga 1 musim lalu. Padahal Sriwijaya FC di awal musim lalu merupkan tim bertabur bintang yang sempat digadang-gadang bakal menjadi juara.

Terus Ikuti Perkembangan Seputar Sriwijaya FC dan Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM.

IDS Emoticon Suka
Suka
100%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%