Bola Internasional

Kasihan, Dominasi Asing di Liga Bikin Timnas Malaysia Kesulitan Seleksi Pemain

Minggu, 23 Juni 2019 16:05 WIB
Penulis: Martini | Editor: Indra Citra Sena
© Fernando Rodriguez
Fernando Rodriguez dan Joanthan Bauman Copyright: © Fernando Rodriguez
Fernando Rodriguez dan Joanthan Bauman

INDOSPORT.COM - Kompetisi sepak bola Malaysia memang membuka peluang besar bagi pemain asing untuk pamer kemampuan. Pasalnya, baik gelaran Liga Super Malaysia maupun Liga Premier diizinkan mengontrak lima ekspatriat.

Ada pun salah satu ketentuan dari Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengizinkan dua pemain asing berasal dari Asia, dan salah satunya harus berasal dari negara anggota ASEAN.

Ketentuan ini membuat klub lebih memercayakan pemain asingnya untuk dimainkan dan berimbas kepada minimnya jam terbang pemain lokal Malaysia.

Dampaknya, mantan pelatih Timnas Malaysia yang kini menukangi Selangor FA, B. Sathianathan, mengaku pernah kesulitan melihat potensi pemain lokal yang dirasa layak dipanggil ke skuat Harimau Malaya.

“Penting untuk memiliki pemain asing karena kehadiran mereka membantu tim menjadi lebih kompetitif, terutama dalam ajang kontinental (Piala AFC). Sebaiknya, tim Liga Premier hanya dibolehkan tiga pemain asing, sementara Liga 3 hanya untuk pemain lokal,” saran Sathianathan.

“Malaysia tidak memiliki banyak pemain berkualitas karena sebagian besar tidak mendapatkan cukup waktu bermain. Hal ini juga bisa diselesaikan jika tim mulai merekrut pemain asing berkualitas yang dapat membantu pemain lokal meningkat dalam semua aspek,” ujar pelatih berusia 61 tahun itu.

Satiananthan turut menjelaskan bagaimana pemilihan pemain asing yang buruk oleh klub peserta liga juga akan mempengaruhi kualitas kompetisi.

“Pelatih sebaiknya memberi kontrak tahunan, tapi mereka ingin hasil instan dan sama sekali tidak merencanakan masa depan. Mereka hanya bergantung pada video, CV, rekomendasi agen dan uji coba singkat untuk memutuskan perekrutan pemain asing,” pungkasnya.

Hingga kini, setidaknya sebanyak 81 pemain asing ambil bagian dalam kompetisi Liga Malaysia. Beberapa klub bahkan berani membayar mahal untuk menggaji pemain asing, berbanding terbalik dengan nilai kontrak pemain lokal.