Liga Indonesia

Termasuk Vujovic, Ini 3 Pelatih Tercepat yang Mundur Sepanjang Liga 2

Kamis, 11 Juli 2019 17:37 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
Vladimir Vujovic saat masih melatih PSIM Yogyakarta di Liga 2 2019. Foto: [email protected]

INDOSPORT.COM - Terdapat tiga pelatih tercepat yang menyatakan mundur ataupun didepak sepanjang perhelatan Liga 2 dalam tiga tahun terakhir, salah satunya termasuk Vladmir Vujovic.

Kompetisi sepak bola nasional Liga 2 digunakan usai status PSSI, yang sempat dihukum oleh FIFA, dipulihkan pada 2016 lalu. Sebelumnya kompetisi ini bernama Divisi Satu.

Ajang Liga 2 tak kalah menariknya dari kasta teratas sepak bola Tanah Air. Karena semua klub berlomba-lomba ingin meraih promosi agar eksistensi mereka bisa semakin dikenal luas.

Para kontestan pun akan mengontrak pelatih berkualitas untuk bisa memuaskan dahaga manajemen dan juga suporter dalam mewujudkan promosi.

Pelatih yang dikontrak pun mesti memiliki mental yang kuat. Pasalnya, ajang Liga 2 sama kerasnya dengan kompetisi kasta teratas sepak bola nasional.

Meski demikian ada saja pelatih yang terpaksa berhenti di tengah jalan ataupun awal-awal kompetisi Liga 2 karena berbagai alasan.

© Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Logo Liga 2 2019 Copyright: Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORTLogo Liga 2 2019.

Bisa saja sang pelatih gagal mengangkat performa tim yang membuat suporter dan manajemen gerah. Maka dari itu, mereka lebih memilih mundur.

Berikut deretan pelatih tercepat yang menyatakan mundur dalam menahkodai sebuah klub di Liga 2 dalam tiga musim terakhir.

1. Danur Dara (Perssu Sumenep)

© Goal/Abi Yazid
Danur Dara, eks pelatih Perssu Sumenep di Liga 2 2017. Foto: Goal/Abi Yazid Copyright: Goal/Abi YazidDanur Dara, eks pelatih Perssu Sumenep di Liga 2 2017. Foto: Goal/Abi Yazid

Pelatih pertama yang mengundurkan diri dari kerasnya Liga 2 ialah Danur Dara. Ia memutuskan meninggalkan kursi kepelatihan Perssu Sumenep pada 27 April 2017.

Padahal, kompetisi baru dimulai pada 19 April. Danur mundur ditengarai karena dua kekalahan beruntun di awal-awal pekan Liga 2 2017.

Kandas dari tuan rumah PS Mojokerto Putra 2-1 dan ditumbangkan Persik Kediri dengan skor mencolok 4-0. Pelatih sementara pun dipegang Jamal Yastro.

Perssu Sumenep pun finis di urutan keenam Grup 6 dengan mengoleksi 11 poin dan degradasi. Kini, Perssu Sumenep harus bermain di Liga 3.

2. Erwan Hendarwanto (PSIM Yogyakarta)

© Harian Jogja/Jumali
Erwin Hendarwanto, eks pelatih PSIM Yogyakarta di Liga 2 2018. Foto: Harian Jogja/Jumali Copyright: Harian Jogja/JumaliErwin Hendarwanto, eks pelatih PSIM Yogyakarta di Liga 2 2018. Foto: Harian Jogja/Jumali

Kemudian ada pelatih Erwan Hendarwanto yang dicopot dari PSIM Yogyakarta kala mengarungi Liga 2 2018 karena masalah lisensi kepelatihan pada 30 April.

Pasalnya, Erwan Hendarwanto masih mengantongi lisensi C AFC. Sedangkan berdasarkan regulasi, pelatih Liga 2, yang berjalan sejak 23 April, mesti memiliki lisensi B AFC.

Akhirnya manajemen merekrut Bona Simanjuntak, eks pelatih Persemi Mimika yang sesuai kriteria Sedangkan Erwan didapuk sebagai manajer tim.

3. Vladimir Vujovic (PSIM Yogyakarta)

© Instagram/@bogor.fc
Pelatih PSIM Yogyakarta Vladimir Vujovic. Copyright: Instagram/@bogor.fcMantan pelatih PSIM Yogyakarta Vladimir Vujovic.

Terakhir dan terbaru saat ini ialah pelatih Vladimir Vujovic yang baru saja mengumumkan diri mundur dari kursi juru taktik PSIM Yogyakarta di Liga 2 2019 yang dimulai 22 Juni.

Padahal di dua laga awal, PSIM Yogyakarta sempat mendulang kemenangan dari Mitra Kukar dan kandas dari Persiba di kandang sendiri.

"Laga ketiga Liga 2 melawan Persik kami kalah dan menjadi hal memalukan untuk karier saya. Sulit untuk bisa melupakannya begitu saja,” ujar Vujovic di Yogyakarta.

Vladimir Vujovic memutuskan untuk mengambil lisensi kepelatihan A. Sementara itu, belum diketahui siapa yang akan menggantikan posisinya dalam waktu dekat.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%