Liga Indonesia

Apa Kabar Peri Sandria? Legenda Sepak Bola Indonesia Pencatat Rekor

Selasa, 10 September 2019 18:46 WIB
Penulis: Shintya Maharani | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Ginanjar/INDOSPORT
Peri Sandria saat masih menjadi asisten pelatih PBR. Copyright: © Ginanjar/INDOSPORT
Peri Sandria saat masih menjadi asisten pelatih PBR.

INDOSPORT.COM - Siapa yang masih ingat dengan legenda yang satu ini? Meski kini sudah jarang muncul di publik, nama Peri Sandria pernah begitu berkobar di persepakbolaan Indonesia era 90-an.

Hal tersebut tidak lain atas pencapaian luar biasanya pada tahun 1994, yakni berhasil mencetak 34 gol dalam semusim dan mengukuhkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Indonesia selama dua dekade.

Mengulas perjalanannya, Mastrans Bandung Raya merupakan klub yang paling lama ia tempati. Setahun setelah digelari sebagai pemain Top Skor Liga Indonesia, tepatnya pada tahun 1995, ia dan rekan-rekannya sukses mengantarkan Mastrans Bandung Raya menjadi juara Liga Indonesia untuk pertama kalinya.

Dengan segudang raihan sukses di masa lampau. Lantas, bagaimana kabar terkini dari si bomber ganas kelahiran Binjai, Sumatera Utara tersebut? Untuk mengetahui lebih lanjut, INDOSPORT pun melakukan wawancara dengan Peri Sandria terkait kabar dan kesibukannya saat ini. Berikut selengkapnya.

“Alhamdulillah kabar saya baik. Soal kesibukan, saya kemarin baru saja selesai pegang Marinir (TNI Angkatan Laut) tetapi sekarang sedang off dan bulan depan akan mulai jalan lagi,” ujar Peri kepada INDOSPORT, Selasa (10/09/19).

Ya, kini Peri dipercaya sebagai pelatih untuk para tentara dalam persiapan mengikuti turnamen Porwil, Poral, dan Piala Panglima. Selain itu, Peri juga diminta oleh Kemenpora untuk ikut terjun dalam pembinaan usia muda. Dua bulan yang lalu, ia baru saja dari Tarakan, Kalimantan Utara meninjau Piala Kemenpora U-14 & U-16.

“Selain melatih marinir ada job lain juga cuma enggak permanen, ya bisa dianggap freelance-lah. Saya kadang bagi-bagi ilmu untuk usia muda, lewat Coaching Clinic ke daerah-daerah,” sambungnya.

Sudah dua puluh tahun gantung sepatu, Peri mengaku tidak bisa jauh dari sepak bola. Setelah pensiun pun, ia tidak pernah menjalani karier di luar lapangan hijau.

“Saya selalu jaga kondisi sih biar bisa konsisten sampai sekarang. Tetapi pada dasarnya, saya memang nggak bisa jauh dari rumput ya.”

“Saya juga masih sering ngumpul dengan teman-teman ya seperti Ricky Yacob, Rochy Putiray, dan yang lainnya. Nah, setiap minggu pagi kami sering latihan bareng di Stadion Madya Senayan atau kadang kami suka sparring bersama para pejabat atau eksekutif perusahaan, have fun-lah,” ceritanya antusias.

Tidak melulu urusan sepak bola. Di masa pensiun ini, Peri juga memanfaatkannya secara maksimal bersama keluarga. Menanggalkan sejenak gelar besarnya sebagai legenda sepak bola Indonesia, kini ia sering membantu sang istri membesarkan usaha rumahannya.

“Di masa pensiun ini saya juga lebih banyak waktu sama keluarga, lalu istri sekarang buka usaha kecil-kecilan di bidang kuliner. Alhamdulillah semua berjalan lancar, saya ikut bantu mulai dari menemani masak sampai ngeliatin hahaha,” ceritanya sembari terbahak.

“Sekarang ya harus terus bekerja sama dengan istri karena hidup tinggal berdua karena anak sudah menikah,” pungkas Peri Sandria.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%