In-depth

Duka Sepak Bola Indonesia, Ketika Juara Liga 1 Tak Bisa Main di Liga Champions Asia 2021

Sabtu, 22 Februari 2020 09:36 WIB
Editor: Coro Mountana
© Arif Yahya/INDOSPORT
Duka Sepak Bola Indonesia, Ketika Juara Liga 1 Tak Bisa Main di Liga Champions Asia 2021. Copyright: © Arif Yahya/INDOSPORT
Duka Sepak Bola Indonesia, Ketika Juara Liga 1 Tak Bisa Main di Liga Champions Asia 2021.

INDOSPORT.COM – Sepak bola Indonesia sedang berduka, soalnya juara Liga 1 2020 ternyata tak bisa main di Liga Champions Asia 2021 (LCA).

Bermain di Liga Champions Asia merupakan gengsi tersendiri bagi setiap klub di belahan benua Asia. Pasalnya, sama seperti Liga Champions Eropa, ajang tersebut merupakan tempat berkumpulnya jawara-jawara di masing-masing liga negara Asia.

Oleh karena itu, bermain di Liga Champions Asia menjadi sebuah kehormatan tersendiri bagi tim Indonesia yang biasanya diwakilkan oleh juara Liga 1. Di Liga Champions Asia musim ini, Bali United yang mendapat kehormatan tersebut.

Namun tahukah anda, untuk Liga Champions Asia 2021, ternyata juara Liga 1 tidak bisa mendapat jatah. Tak bisanya bermain di Liga Champions Asia tentu merupakan sebuah kerugian besar yang sekaligus menjadi duka bagi sepak bola Indonesia.

Ranking Tim Indonesia di AFC Merosot

Alasan di balik mengapa tim-tim Liga 1 tidak mendapat jatah untuk bermain di Liga Champions Asia 2021 adalah ranking klub Indonesia di AFC merosot. Berdasarkan regulasi dari AFC sebagai induk sepak bola Asia, hanya ada 12 negara di zona timur yang berhak mengirimkan wakilnya di LCA.

Untuk Liga Champions Asia 2020, ranking dari kompetisi Liga Indonesia masih berada di posisi ke-11 sehingga itu menjadi alasan Bali United masih bisa mengikutinya pada musim ini. Namun cerita berbeda untuk musim depan.

Soalnya ranking kompetisi Liga 1 turun peringkat ke-13 yang artinya terlempar dari 12 besar yang menjadi batas akhir untuk bisa main di Liga Champions Asia. Berdasarkan data dari AFC sendiri, ranking kompetisi Liga Indonesia saat ini merosot ke posisi 28 atau 13 zona timur, tergeser oleh Myanmar.

Ke-12 negara yang mendapat jatah untuk main di LCA 2021 adalah China, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Australia, Filipina, Korea Utara, Vietnam, Malaysia, Singapura, Hong Kong, dan Myanmar. Sebagai informasi, perhitungan koefisien ranking AFC itu dihitung berdasarkan peforma tim Liga 1 di LCA 4 tahun lalu.

Dengan kata lain, menghitung bagaimana peforma tim Liga 1 yang bermain di Liga Champions Asia sejak 2016 hingga 2019. Lantas jika begitu, juara Liga 1 2020 yang tidak mendapat jatah di Liga Champions Asia 2021 akan bermain di mana?

Juara Liga 1 2020 Hanya Akan Main di Piala AFC 2021

© INDOSPORT
Logo Piala AFC. Copyright: INDOSPORTLogo Piala AFC.

Secara tragis, juara Liga 1 musim ini berdasarkan aturan AFC hanya akan bermain di Piala AFC 2021 dengan langsung bermain di babak grup. Untuk wilayah timur sendiri, Indonesia masih berada di posisi kelima dari 9 besar negara Asia.

Karena menempati posisi 5, maka Indonesia dapat mengirimkan dua wakil ke Piala AFC di mana salah satunya adalah juara Liga 1. Sedangkan satu slot sisanya akan menjadi miliki juara Piala Indonesia 2020 yang akan bermain di Piala AFC sejak babak kualifikasi.

Juara 2 Liga 1 bisa juga mendapatkan jatah untuk bermain di Piala AFC jika yang juara Liga 1 ternyata juga menjadi juara Piala Indonesia. Terlepas dari itu semua, sesungguhnya melihat tidak adanya wakil Indonesia yang bermain di LCA 2021 menjadi duka tersendiri.

Pasalnya sejak 2018, selalu ada satu tim Indonesia yang berhak bermain di Liga Champions Asia meski itu dari babak kualifikasi. Namun sebenarnya masih ada jalan terakhir jika kita ingin melihat tim Indonesia berkiprah di Liga Champions Asia.

Hanya Bali United dan PSM Makassar yang Bisa Main di Liga Champions Asia 2021

© Ofisial Bali United
Bali United vs Tan Quang Ninh Copyright: Ofisial Bali UnitedBali United vs Tan Quang Ninh

Satu-satunya jalan itu ada pada Bali United dan PSM Makassar yang harus juara Piala AFC musim ini untuk mendapatkan tiket lolos kualifikasi LCA 2021. Patut dicatat bahwa itu adalah jatah untuk juara Piala AFC bukan juara Liga 1.

Kesimpulannya, kita saat ini berharap agar antara Bali United atau PSM Makassar ada yang mampu melangkah jauh dan merengkuh gelar juara Piala AFC demi menyelamatkan muka sepak bola Indonesia.

© Instagram/@tampinesrovers
Situasi pertandingan Tampines Rovers vs PSM Makassar di Piala AFC 2020, Rabu (12/02/20). Copyright: Instagram/@tampinesroversSituasi pertandingan Tampines Rovers vs PSM Makassar di Piala AFC 2020, Rabu (12/02/20).

Sebuah misi yang cukup menantang mengingat dalam 2 tahun terakhir, tim-tim Liga 1 selalu terhenti langkahnya di semifinal zona Asia Tenggara.

Tapi apapun itu, kita tetap perlu mendukung dan berharap bahwa ada salah satu dari Bali United atau PSM Makassar yang bisa berbicara banyak musim ini di Piala AFC, semoga demikian.

IDS Emoticon Suka
Suka
44%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
13%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
6%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
6%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
6%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
6%
IDS Emoticon Marah
Marah
19%