INDOSPORT.COM - Dalam kurun waktu dua dasawarsa terakhir, PSM Makassar tercatat menghelat tiga laga pada tanggal 13 April. Mulai dari insiden mati lampu di Mattoangin hingga kemenangan diujung barat Indonsia menghiasai sejarah Pasukan Ramang.
Apa sajakah ketiga laga tersebut? Berikut redaksi berita olahraga INDOSPORT rangkum untuk Anda.
1. Sabtu, 13 April 2013
Tepatnya dalam lanjutan kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) 2013, PSM berkunjung ke ujung barat Indonesia. Pasukan Ramang pergi untuk menantang ruan rumah Persiraja Banda Aceh di Stadion Gelora Haji Dhimurthala, Banda Aceh.
Pada laga tersebut, baik Persiraja maupun PSM saling serang satu sama lain untuk meraih kemenangan dan menyegel tiga poin. Tuan rumah sedikit diuntungkan berkat dukungan penuh ribuan suporter yang menjadi pemain ke-12 pada laga tersebut.
Tuan rumah dimotori oleh Muchlis Nakata dan Miftahul Hamdi yang menjadi pilar Persiraja di ajang Liga 1 2020 kini. Sedangkan tamu, mengandalkan duet penyerang Ilija Spasojevic dan Andi Oddank serta disokong sang Pangeran Mattoangin, Rasyid Bakri.
PSM pun berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-0 sekaligus membawa pulang tiga poin ke Makassar. Kemenangan di ujung barat Indonesia tersebut pula membuat Persiraja harus menelan kekalahan kandang pertama di ajang LPI 2013.
Gol kemenangan PSM terjadi di menit ke-36 berkat sepakan Rasyid Bakri dari dalam kotak penalti. Gol tersebut diawali kerja sama antara Andi Oddank dan Spaso, kemudian dituntaskan dengan tenang oleh sang Pangeran yang berdiri bebas tak terkawal.
Sejatinya, PSM mampu mencetak gol kedua di menit ke-51 berkat aksi Spaso memanfaatkan skema serangan balik. Namun, wasit harus menganulirnya akibat terjadi pelanggaran terlebih dahulu di area kotak 16 belas Persiraja.
2. Selasa, 13 April 2010
Tiga tahun sebelumnya pada tanggal yang sama, PSM juga menghelat sebuah laga. Kali ini di ajang putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2009/10 melawan Persisam Putra Samarinda di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.
Pada laga ini, PSM yang menunjukkan grafik performa meningkat pada putaran kedua berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 3-0. Masing-masing gol dicetak oleh dwigol Osvaldo Moreno dimenit ke-54 dan 61 serta Park Jung-hwan di menit ke-72.
Namun, ada satu insiden unik di balik pesta gol PSM ke gawang Persisam pada laga yang dihelat malam hari tersebut. Lampu Stadion Mattoangin (nama lain Stadion Andi Mattalatta) seketika padam sekitar lima belas menit beberapa saat setelah gol Park Jung-hwan.
3. Rabu, 13 April 2005
Menelisik lebih jauh lagi, tepatnya 15 tahun lalu dalam lanjutan putaran pertama Liga Indonesia (Ligina) 2005. Ada satu laga PSM lagi yang tersaji pada tanggal 13 April kala menjamu Persijap Jepara di Stadion Andi Mattalatta.
Pada laga tersebut, PSM meraih kemenangan dengan skor 2-0 berkat gol Irsyad Aras (27') dan Ahmad Amiruddin (59'). Ada satu cerita unik di balik kemenangan tersebut yakni Pasukan Ramang tak diperkuat duet penyerang asingnya.
PSM yang dilatih M. Basri kala itu tak bisa menurunkan duo latinnya, Mariano Oscar Sorrentino dan Osvaldo Moreno akibat dibekap cedera serius. Beruntung, duet gelandang Syamsul Chaeruddin dan Ponaryo Astaman tampil baik pada laga tersebut.