Liga Indonesia

Terkait Nasib Kompetisi, Pelatih Persiraja Pilih Ikuti Kebijakan Klub

Selasa, 2 Juni 2020 11:15 WIB
Penulis: Aldi Aulia Anwar | Editor: Indra Citra Sena
© Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo, dalam jumpa pers Liga 1. Copyright: © Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo, dalam jumpa pers Liga 1.

INDOSPORT.COM - Pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo, mengaku 'manut' keinginan klubnya yang menginginkan kompetisi musim ini tetap dilanjutkan di tengah pandemi virus corona yang belum juga mereda di Indonesia.

Sebab, tim promosi Liga 1 2020 itu menginginkan kompetisi dilanjutkan, sebagaimana mereka tegas kembali dalam rapat virtual dengan PSSI pekan lalu.

Bahkan dalam kesempatan lain, Sekum Persiraja, Rahmat Djailani, tidak mempermasalahkan kompetisi digelar kembali mulai Agustus atau September 2020 mendatang dengan menerapkan format musim 2020-2021.

"Kalau Persiraja mau liga dilanjutkan itu ya boleh-boleh saja. Karena setiap klub kan punya hak suaranya masing-masing," kata Hendri Susilo kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT, Senin (1/6/20).

"Kalau Sekum (Persiraja Banda Aceh) bicara seperti itu dan liga tetap jalan, ya saya sebagai pelatih nurut saja," lanjut pelatih berlisensi A AFC tersebut.

Akan tetapi, pelatih yang berhasil mengantarkan Persiraja promosi ke Liga 1 musim ini usai menjadi juara ketiga Liga 2 2019 ini memiliki pendapat pribadi. Ia menilai kompetisi musim ini harus dihentikan total.

"Saya nggak mau munafik ya karena tetap butuh liga itu tetap ada untuk menghidupi keluarga. Tapi saya pribadi sih dalam kondisi seperti ini saya lebih setuju dihentikan saja," ucapnya.

"Saya pikir kalau Liga 1 2020 dilanjutkan akan sangat ruwet. Sebab wabah ini belum tahu kapan akan berakhir. Semua ini demi keselamatan semuanya dan demi kemanusiaan," pungkas Hendri Susilo.

Sekadar informasi, nasib kompetisi akan ditentukan dalam waktu dekat ini dalam rapat Exco PSSI. Saat ini liga telah ditangguhkan setelah dihentikan sementara sejak pertengahan Maret sampai 29 Mei kemarin akibat pandemi virus corona.

Namun, peluang kompetisi berlanjut lagi cukup terbuka karena pemerintah Indonesia tengah menggodok konsep New Normal. Aktivitas olahraga masuk di dalamnya, namun dengan berbagai catatan, salah satunya pembatasan atau tanpa penonton.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%