Liga Indonesia

Skuad Madura United dan Persipura Jayapura Bubar, Ini Kata PSM Makassar

Jumat, 15 Januari 2021 00:03 WIB
Kontributor: Adriyan Adirizky Rahmat | Editor: Coro Mountana
© freepik.com/ksandrphoto/wikipedia
Logo PSM Makassar. Copyright: © freepik.com/ksandrphoto/wikipedia
Logo PSM Makassar.

INDOSPORT.COM - Manajemen klub PSM Makassar menanggapi bubarnya skuad Madura United dan Persipura Jayapura yang selalu menjadi pesaing berat di ajang Liga 1 pada setiap musim.

Madura United lebih dulu membubarkan skuadnya pada 28 Desember 2020. Sedangkan Persipura Jayapura mengikuti beberapa hari berselang, tepatnya pada 6 Januari 2021.

Alasan kedua klub elite Indonesia tersebut membubarkan skuadnya tak lain dan tak bukan imbas dari ketidakjelasan Liga 1 yang membuat finansial klub berada dalam zona merah.

Sulaiman Abdul Karim selaku Media Officer PSM Makassar menilai langkah tersebut merupakan pilihan yang paling realistis diambil dalam kondisi kritis sekarang.

"Ketika tidak ada kompetisi, pasti akan berimbas kepada pemasukan klub sementara tuntutan gaji pemain dan ofisial itu tetap ada," ungkap Sulaiman kepada INDOSPORT, Kamis (14/01/21).

"Jika dihadapkan dengan dilema seperti itu, pasti keputusan yang paling realistis adalah menyetop kontrak pemain," tambah Sule, sapaan akrab Sulaiman Abdul Karim.

Lebih lanjut, Sule beranggapan bahwa tak ada yang salah dengan kebijakan pembubaran skuad. Terlebih lagi, mayoritas pesepakbola di Indonesia telah berstatus free transfer per 31 Desember 2020 lalu.

"Mayoritas klub Indonesia kan termasuk juga kami, mengontrak pemain itu hanya satu tahun saja. Bersamaan dengan berakhirnya kompetisi pada Desember," tutur Sule.

Meski memaklumi kebijakan yang ditempuh oleh manajemen Madura United dan Persipura Jayapura, Sulaiman sendiri menyebut PSM Makassar belum berfikir untuk mengikuti jejak kedua pesaingnya tersebut.