Bola Internasional

Mendadak Berubah Pikiran Tak Jadi Keluar dari AFF, Ketum PSSI Disorot Media Vietnam

Senin, 8 Agustus 2022 10:45 WIB
Penulis: Yudha Riefwan Najib | Editor: Indra Citra Sena
© Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, yang telah memutuskan agar Indonesia tetap berada di AFF, mendapatkan sorotan dari media Vietnam. Copyright: © Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, yang telah memutuskan agar Indonesia tetap berada di AFF, mendapatkan sorotan dari media Vietnam.

INDOSPORT.COM - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, belakangan telah memutuskan bahwa timna Indonesia tetap bertahan di AFF. Dia lantas mendapatkan sorotan dari media Vietnam.

Media Vietnam, Anninh Thu do, mengungkapkan bahwa Mochamad Iriawan, selaku Ketum PSSI, memutar haluan untuk memutuskan batal bergabung dengan EAFF.

Sebelumnya, Mochamad Iriawan memang telah memutuskan untuk tetap bertahan di AFF, karena menurutnya Indonesia berada di Asia Tenggara.

Memang ada gagasan dari PSSI untuk berpindah haluan ke ajang EAFF, hal tersebut terjadi lantaran adanya dugaan match fixing antara Thailand dan Vietnam dalam ajang Piala AFF U-19 2022.

Setelah dikaji, AFF memutuskan tak ada hal yang aneh dalam pertandingan tersebut. Sehingga, PSSI menghormati keputusan tersebut, dengan tak jadi pindah konfederasi.

Ditambah dengan, lolosnya timnas Indonesia dalam ajang Piala AFF U-16 2022 yang digelar di tanah air. Semakin memantapkan keputusan dari Iriawan untuk batal pindah ke EAFF.

Di sisi lain, media Vietnam menyoroti keputusan dari Federasi Sepak Bola Indonesia yang tidak konsisten tersebut.

Bahkan menurut Anninh Thu do, pria yang kerap disapa Iwan Bule mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah meminta untuk meninggalkan AFF.

Selain itu, mereka juga menyebut, pernyatan Mochamad Iriawan yang akan mengkaji rencana keluar dari AFF, adalah sebagai bentuk yang dilakukan untuk menjaga muka PSSI tetap baik.

Tak sampai di situ, pengkajian rencana Federasi Sepak Bola Indonesia keluar dari AFF, menurut Anninh thudo, dilakukan atas dasar permintaan dari netizen.