INDOSPORT.COM - Legenda Sir Alex Ferguson harus dilarikan ke rumah sakit setelah dilaporkan merasa tidak enak badan jelang pertandingan Manchester United vs Liverpool di Old Trafford, Minggu sore waktu setempat.
Pria berusia 84 tahun itu meninggalkan stadion sekitar satu jam sebelum kick-off laga Premier League dimulai. Meski situasinya sempat menimbulkan kekhawatiran, langkah membawa Ferguson ke rumah sakit disebut hanya sebagai tindakan pencegahan.
Langkah Antisipatif Demi Kondisi Kesehatan
Menurut laporan The Daily Mail, Ferguson langsung mendapat penanganan medis lebih dari satu jam sebelum pertandingan dimulai.
Pihak terkait menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil semata-mata untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap terjaga.
Tidak ada indikasi kondisi serius, dan Ferguson diperkirakan dapat segera kembali menjalani pemulihan di rumah dalam waktu dekat.
Riwayat Kesehatan Jadi Perhatian
Ferguson dikenal sebagai sosok yang rutin hadir dalam pertandingan Manchester United, baik kandang maupun tandang, biasanya dari kursi direktur.
Pada Mei 2018, ia sempat menjalani operasi darurat akibat pendarahan otak yang mengancam nyawa. Namun, ia berhasil pulih sepenuhnya dari kondisi tersebut.
Hingga saat ini, tidak ada tanda bahwa insiden terbaru ini berkaitan dengan masalah kesehatan yang pernah dialaminya.
Tantangan Pribadi dan Perubahan di Klub
Dalam beberapa tahun terakhir, Ferguson juga menghadapi berbagai ujian pribadi. Ia kehilangan sang istri, Lady Cathy Ferguson, yang meninggal dunia pada 2023 di usia 84 tahun.
Pasangan tersebut telah menikah selama 57 tahun, dan kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi Ferguson, tetapi juga komunitas Manchester United.
Di sisi lain, hubungan formal Ferguson dengan klub juga mengalami perubahan. Sejak kedatangan Sir Jim Ratcliffe bersama INEOS, kontrak kerja dengan nominal besar yang sebelumnya dimilikinya dihentikan sebagai bagian dari langkah efisiensi biaya.
Meski demikian, loyalitas Ferguson terhadap Manchester United tetap tidak berubah. Ia masih setia mendukung tim yang pernah dibawanya meraih berbagai kesuksesan sepanjang karier kepelatihannya.