Piala Dunia

Usai Xavi Simons, Timnas Belanda Kini Kehilangan Matthijs de Ligt untuk Piala Dunia 2026

Jumat, 15 Mei 2026 23:42 WIB
Editor: Redaksi
© Fran Santiago/Getty Images
Matthijs De Ligt, pemain Timnas Belanda. Copyright: © Fran Santiago/Getty Images
Matthijs De Ligt, pemain Timnas Belanda.

INDOSPORT.COM - Bek Manchester United, Matthijs de Ligt, dipastikan gagal memperkuat timnas Belanda di Piala Dunia 2026. Kepastian itu muncul setelah sang pemain menjalani operasi punggung yang membuatnya harus menepi hingga awal musim 2026/27.

Kabar tersebut menjadi pukulan besar bagi skuad Belanda jelang turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. De Ligt sebelumnya diharapkan bisa pulih tepat waktu untuk memperkuat negaranya.

Berdasarkan laporan ESPN, pemain berusia 26 tahun itu mengumumkan kondisinya melalui media sosial pada Jumat waktu setempat. Ia mengunggah foto sedang terbaring di ranjang rumah sakit sambil mengacungkan jempol.

Dalam keterangannya, De Ligt mengaku telah berjuang keras selama enam bulan terakhir. Namun, operasi akhirnya menjadi satu-satunya jalan untuk menyelesaikan masalah cederanya.

“Setelah enam bulan menjalani perawatan dan bekerja keras untuk kembali, operasi menjadi satu-satunya pilihan tersisa,” tulis De Ligt. Ia mengaku kecewa karena gagal membantu tim dalam beberapa bulan terakhir.

De Ligt juga mengungkapkan rasa sedih karena harus melewatkan Piala Dunia 2026. Meski demikian, ia bertekad bekerja keras demi kembali lebih kuat.

“Saya kecewa tidak bisa membantu tim dalam enam bulan terakhir dan tentu saja harus melewatkan Piala Dunia,” ujarnya. Ia tetap optimistis bisa segera kembali bermain di depan para pendukung.

Awalnya, De Ligt tampil menjanjikan pada awal musim bersama Manchester United. Namun, situasi berubah menjadi mimpi buruk usai mengalami cedera saat menghadapi Crystal Palace pada akhir November.

Dalam laga yang dimenangi United dengan skor 2-1 itu, De Ligt mengalami gangguan serius pada punggungnya. Sejak saat itu, ia belum lagi tampil dalam pertandingan kompetitif.

Bulan lalu, pemain asal Belanda tersebut sempat kembali menjalani latihan individu di lapangan rumput. Hal itu memunculkan optimisme bahwa proses pemulihannya berjalan positif.

Sayangnya, perkembangan terakhir menunjukkan kondisi De Ligt belum membaik sepenuhnya. Manchester United kemudian memutuskan tindakan medis lanjutan melalui prosedur korektif.

Pihak klub memastikan operasi itu telah sukses dilakukan. Namun, proses pemulihan membuat musim De Ligt resmi berakhir lebih cepat.

Dalam pernyataan resminya, De Ligt mengaku telah mengerahkan seluruh kemampuan untuk pulih tanpa operasi. Ia mencoba segala kemungkinan agar bisa segera kembali merumput.

“Sejak November, saya telah melakukan segalanya dan memaksimalkan setiap sesi latihan,” kata De Ligt. Ia menegaskan tidak pernah menyerah untuk mengejar kesembuhan.

Mantan bek Juventus dan Bayern Munchen itu juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya. Ia menyebut masa ini sebagai salah satu periode tersulit dalam karier profesionalnya.

De Ligt menegaskan tekadnya tidak pernah luntur. Ia ingin segera kembali membela Manchester United dan tampil di hadapan suporter Old Trafford.

“Saya tetap bertekad mewakili Manchester United dan bermain di depan pendukung luar biasa kami secepat mungkin,” ucapnya. Ia berharap bisa kembali dalam kondisi terbaik musim depan.

Absennya De Ligt menjadi kehilangan besar kedua bagi Belanda. Sebelumnya, tim Oranye juga dipastikan kehilangan gelandang Tottenham Hotspur, Xavi Simons, akibat cedera lutut parah.

Kehilangan dua pemain inti tentu menjadi tantangan besar bagi Belanda. Pelatih tim nasional kini harus memutar otak mencari solusi jelang Piala Dunia 2026.

Bagi Manchester United, fokus utama kini memastikan De Ligt pulih total. Klub berharap sang bek bisa kembali menjadi pilar utama saat musim baru dimulai.