INDOSPORT.COM - FIFA resmi meluncurkan lagu kolaborasi global terbaru untuk memeriahkan Piala Dunia 2026 dengan menggandeng Lisa Blackpink, Anitta, dan Rema. Lagu berjudul Goals itu langsung mencuri perhatian penggemar musik dan sepak bola di seluruh dunia.
Goals menjadi bagian dari album resmi Piala Dunia 2026 yang dirancang menghadirkan energi baru bagi turnamen terbesar dunia. Lagu tersebut memadukan sentuhan Latin pop, Afrobeats, dan K-pop dalam balutan irama dinamis penuh semangat.
FIFA menyebut lagu ini sebagai perayaan penuh energi yang mencerminkan persatuan lintas budaya melalui musik. Konsep itu dinilai selaras dengan semangat Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara sekaligus.
Lisa mengaku sangat antusias bisa terlibat dalam proyek musik bersejarah tersebut bersama dua musisi internasional lainnya. Personel Blackpink asal Thailand itu menilai musik selalu mampu menyatukan banyak orang di berbagai belahan dunia.
“Menjadi bagian dari album resmi Piala Dunia adalah pengalaman yang sangat menyenangkan bagi saya,” ujar Lisa. Ia juga menyebut kolaborasi bersama Anitta dan Rema sebagai sebuah kehormatan besar.
Menurut Lisa, proyek ini membuktikan bahwa musik memiliki kekuatan universal yang melampaui batas negara maupun bahasa. Ia berharap Goals bisa menjadi soundtrack yang membekas bagi para penggemar selama turnamen berlangsung.
Anitta juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dipercaya terlibat dalam proyek prestisius tersebut. Penyanyi asal Brasil itu menegaskan bahwa Piala Dunia selalu memiliki makna emosional mendalam dalam hidupnya.
Sebagai warga Brasil, Anitta tumbuh bersama kenangan besar tentang turnamen sepak bola paling bergengsi itu. Karena alasan tersebut, ia merasa sangat spesial bisa ikut menorehkan bagian kecil dalam sejarah Piala Dunia.
“Hubungan saya dengan Piala Dunia sangat emosional karena saya orang Brasil,” kata Anitta. Ia menambahkan bahwa kesempatan ini menjadi salah satu pencapaian paling membanggakan dalam perjalanan karier musiknya.
Sementara itu, Rema menyebut kolaborasi lintas benua ini sebagai momen penting bagi perkembangan industri musik global. Musisi asal Nigeria tersebut merasa bangga bisa mempertemukan karakter suara berbeda dalam satu karya besar.
Menurut Rema, proyek Goals menunjukkan bagaimana musik modern mampu menyatukan identitas budaya dari berbagai penjuru dunia. Ia menilai kolaborasi seperti ini membuka ruang baru dalam skala hiburan internasional.
“Tiga benua, satu lagu, dan semua suara kami menyatu dalam karya ini,” ujar Rema. Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi langkah besar bagi musik di panggung dunia.
Lisa, Anitta, dan Rema dijadwalkan membawakan Goals secara langsung pada upacara pembukaan Piala Dunia 2026. Penampilan tersebut akan berlangsung di Los Angeles pada 12 Juni mendatang.
Piala Dunia 2026 memang akan menghadirkan format pembukaan berbeda dibanding edisi sebelumnya. FIFA menyiapkan rangkaian seremoni pembuka di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Konsep ini dirancang untuk menampilkan keberagaman budaya dari seluruh kawasan penyelenggara turnamen. FIFA ingin menghadirkan atmosfer global yang benar-benar merepresentasikan skala akbar ajang empat tahunan tersebut.
Selain Lisa, Anitta, dan Rema, sederet musisi kelas dunia juga dipastikan tampil pada seremoni pembukaan. Nama-nama seperti Alanis Morissette, Michael Bublé, hingga Katy Perry telah masuk daftar pengisi acara.
Kehadiran para bintang musik lintas genre ini menegaskan ambisi FIFA menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai pertunjukan olahraga dan hiburan terbesar sepanjang sejarah. Antusiasme publik global pun diprediksi akan mencapai level tertinggi.
Tak hanya pembukaan, FIFA juga menyiapkan pertunjukan istimewa untuk partai final pada 19 Juli mendatang. Untuk pertama kalinya, final Piala Dunia akan menghadirkan pertunjukan halftime show resmi.
BTS, Madonna, dan Shakira disebut akan menjadi penampil utama dalam pertunjukan bersejarah tersebut. Acara megah itu akan digelar di New York New Jersey Stadium yang menjadi venue partai puncak.
Langkah FIFA menghadirkan sederet superstar musik dunia menunjukkan perubahan besar dalam konsep hiburan Piala Dunia modern. Turnamen 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi juga pesta budaya global berskala raksasa.