Piala Dunia

FIFA Umumkan Markas Latihan 48 Tim Peserta Piala Dunia 2026

Selasa, 26 Mei 2026 15:01 WIB
Editor: Redaksi
© Getty Images
Kylian Mbappe dengan trofi Piala Dunia 2018. Copyright: © Getty Images
Kylian Mbappe dengan trofi Piala Dunia 2018.

INDOSPORT.COM - FIFA resmi mengumumkan daftar lengkap markas latihan untuk 48 peserta Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pengumuman ini sekaligus menandai tahap akhir persiapan logistik menuju turnamen terbesar sepanjang sejarah sepak bola dunia tersebut.

Edisi 2026 akan menjadi Piala Dunia pertama yang diikuti 48 negara peserta dengan format baru yang jauh lebih kompleks. Sebanyak 39 tim akan bermarkas di Amerika Serikat, tujuh tim memilih Meksiko, sedangkan dua negara menetap di Kanada.

Chief Operating Officer Piala Dunia 2026 FIFA, Heimo Schirgi, menegaskan pentingnya pemilihan markas latihan bagi seluruh peserta. Ia menyebut fasilitas ini akan menjadi rumah sementara setiap tim selama menjalani turnamen yang berlangsung sangat padat.

“Markas latihan adalah bagian integral dari setiap Piala Dunia FIFA,” kata Schirgi dalam pernyataan resminya. “Di sanalah tim membangun ritme harian, berlatih, memulihkan kondisi, dan menjalani kehidupan selama turnamen berlangsung.”

Juara bertahan Argentina dipastikan memilih Kansas City sebagai basis utama mereka selama kompetisi berlangsung. Timnas Inggris juga mengambil keputusan serupa, sehingga dua kekuatan besar dunia itu akan berbagi wilayah operasional yang sama.

Pilihan Kansas City dinilai strategis karena memiliki akses penerbangan efisien menuju sejumlah venue pertandingan penting. Selain itu, fasilitas latihan berstandar elite di kawasan tersebut dianggap ideal untuk menjaga kondisi pemain tetap optimal.

Tim nasional Iran menjadi salah satu sorotan dalam daftar ini karena dipastikan bermarkas di Tijuana, Meksiko. Keputusan tersebut diambil setelah muncul persoalan administratif terkait kebijakan visa masuk ke Amerika Serikat.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, sebelumnya menegaskan negaranya membuka pintu untuk Iran selama turnamen berlangsung. Keputusan ini memungkinkan skuad Iran tetap tampil tanpa gangguan logistik menjelang tiga laga fase grup.

“Kami tidak memiliki alasan untuk menolak mereka tinggal di Meksiko,” ujar Sheinbaum kepada media lokal. Pernyataan tersebut menenangkan spekulasi panjang mengenai kemungkinan absennya Iran akibat ketegangan geopolitik beberapa bulan terakhir.

Selain Iran, sejumlah negara besar lain juga memilih markas di Meksiko untuk alasan geografis dan efisiensi perjalanan. Kolombia, Korea Selatan, Afrika Selatan, Tunisia, Uruguay, serta tuan rumah Meksiko akan berbasis di berbagai kota utama negara tersebut.

Kanada hanya menjadi basis bagi dua negara, yakni tim tuan rumah sendiri dan Panama. Selebihnya, mayoritas kontestan lebih memilih infrastruktur Amerika Serikat yang dinilai lebih siap untuk mendukung kebutuhan teknis turnamen modern.

Brasil memilih kawasan New York-New Jersey sebagai pusat latihan mereka sepanjang kompetisi. Pilihan ini dinilai tepat mengingat kawasan tersebut menjadi salah satu pusat pertandingan terbesar dengan konektivitas transportasi sangat lengkap.

Prancis juga memilih wilayah Pantai Timur Amerika Serikat dengan menetap di Boston. Negara lain yang ikut berbasis di sana adalah Ghana, menciptakan potensi interaksi menarik antardua tim dengan karakter sepak bola berbeda.

Spanyol membuat keputusan unik dengan memilih Chattanooga, Tennessee, sebagai markas utama mereka. Lokasi tersebut menawarkan suasana lebih tenang dibanding kota metropolitan besar, sehingga cocok untuk menjaga fokus skuad sepanjang turnamen.

Jerman akan menetap di Winston-Salem, North Carolina, yang dikenal memiliki fasilitas olahraga modern. Kawasan ini juga relatif strategis untuk perjalanan menuju beberapa stadion utama di wilayah timur Amerika Serikat.

Belanda kembali menunjukkan pendekatan pragmatis dengan memilih Kansas City bersama Inggris dan Argentina. Kepadatan tim elite di wilayah tersebut menjadikan kawasan ini sebagai salah satu pusat perhatian terbesar sepanjang turnamen.

Portugal memilih Palm Beach Gardens di Florida sebagai basis mereka. Cuaca hangat dan fasilitas premium di kawasan tersebut diyakini ideal bagi persiapan Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya jika sang megabintang masuk skuad akhir.

Amerika Serikat sebagai tuan rumah utama memilih Irvine, California, sebagai pusat operasional nasional mereka. Pilihan ini dianggap logis karena kedekatannya dengan sejumlah venue besar di wilayah barat negeri tersebut.

Jepang menetap di Nashville, Tennessee, demi akses penerbangan efisien dan suasana kondusif untuk latihan. Federasi Jepang dikenal sangat detail dalam memilih fasilitas pendukung performa atlet mereka.

Australia dan Paraguay sama-sama memilih kawasan San Francisco Bay Area sebagai markas utama. Wilayah ini menawarkan kombinasi iklim nyaman, infrastruktur elite, serta akses cepat menuju stadion pertandingan penting.

Maroko, Haiti, dan Senegal akan berbagi kawasan New York-New Jersey selama turnamen berlangsung. Konsentrasi tiga negara tersebut menambah dinamika tersendiri di salah satu pusat sepak bola paling sibuk selama Piala Dunia.

Kanada, sebagai salah satu tuan rumah, menetap di Vancouver untuk memaksimalkan dukungan publik lokal. Panama juga memilih wilayah Kanada dengan menetap di New Tecumseth demi kemudahan adaptasi cuaca.

Keputusan FIFA mengumumkan seluruh markas lebih awal memberi waktu adaptasi ideal bagi setiap federasi. Langkah ini memungkinkan tim mempersiapkan simulasi logistik secara detail sebelum kick-off resmi dimulai bulan depan.

Dengan format baru dan cakupan wilayah sangat luas, kesiapan logistik akan menjadi faktor penentu performa setiap negara. Dalam Piala Dunia 2026 nanti, kemenangan tidak hanya ditentukan kualitas di lapangan, tetapi juga kecerdasan mengelola markas selama turnamen.

Berikut daftar lengkapnya:

Afrika Selatan: Pachuca, MX
Aljazair: Kansas City
Amerika Serikat: Irvine
Arabia Saudi: Austin, TX
Argentina: Kansas City
Australia: San Francisco Bay Area
Austria: Goleta, CA
Belanda: Kansas City
Belgia: Renton, WA
Bosnia and Herzegovina: Sandy, UT
Brasil: New York-New Jersey
Cape Verde: Tampa, FL
Curaçao: Boca Raton, FL
Ceko: Dallas
Ekuador: Columbus, OH
Ghana: Boston
Haiti: New York-New Jersey
Inggris: Kansas City
Iran: Tijuana, MX
Irak: Greenbrier, WV
Jepang: Nashville, TN
Jerman: Winston-Salem, NC
Kanada: Vancouver
Kolombia: Guadalajara, MX
Kongo: Houston
Korea Selatan: Guadalajara, MX
Kroasia: Alexandria
Maroko: New York-New Jersey
Meksiko: Mexico City
Mesir: Spokane, WA
Norwegia: Greensboro, NC
Panama: New Tecumseth, CAN
Pantai Gading: Philadelphia
Paraguay: San Francisco Bay Area
Portugal: Palm Beach Gardens
Prancis: Boston
Qatar: Santa Barbara, CA
Skotlandia: Charlotte, NC
Selandia Baru: San Diego
Senegal: New York-New Jersey
Spanyol: Chattanooga, TN
Swiss: San Diego
Swedia: Dallas
Tunisia: Monterrey, MX
Turki: Mesa, AZ
Uruguay: Cancun, MX
Uzbekistan: Atlanta
Yordania: Portland