Liga Champions

Ini Alasan UEFA Ubah Kick-off Final Liga Champions PSG vs Arsenal Jadi Jam 23.00 WIB

Jumat, 29 Mei 2026 20:11 WIB
Editor: Redaksi
© Getty Images
Trofi Liga Champions. Copyright: © Getty Images
Trofi Liga Champions.

INDOSPORT.COM - Final Liga Champions musim 2025/26 antara PSG vs Arsenal akan menghadirkan perubahan besar terkait jadwal kick-off pertandingan. UEFA resmi memberlakukan waktu kick-off baru mulai musim ini demi meningkatkan pengalaman para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Paris Saint-Germain dan Arsenal akan bertarung memperebutkan trofi paling bergengsi antarklub Eropa di Budapest akhir pekan ini. Namun, laga final tersebut tidak dimainkan pada jam malam seperti tradisi Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.

Perubahan jadwal kick-off ini menjadi salah satu pembeda utama dibanding final Liga Champions yang pernah dimainkan Arsenal dua dekade lalu. Pada final tahun 2006 melawan Barcelona di Paris, pertandingan masih berlangsung pada tengah pekan tepatnya hari Rabu malam.

Sejak musim 2009/10, UEFA menetapkan final Liga Champions digelar setiap Sabtu malam demi menjadikan pertandingan lebih ramah bagi keluarga. Kini, UEFA kembali melakukan penyesuaian baru dengan memajukan waktu kick-off final mulai musim 2025/26.

UEFA sebelumnya mengumumkan pada Agustus lalu bahwa final Liga Champions musim ini akan dimulai pukul 17.00 BST (British Summer Time) atau lebih awal dibanding jadwal lama. Sebelumnya, laga final Liga Champions selalu dimainkan sekitar pukul 20.00 BST pada malam hari.

Artinya, jika kick-off dimulai pada pukul 17.00 BST, maka laga final Liga Champions antara PSG vs Arsenal akan dimainkan pada jam 23.00 WIB (Waktu Indonesia Barat).

Keputusan tersebut diambil UEFA dengan tujuan meningkatkan pengalaman pertandingan bagi suporter, tim peserta, hingga kota tuan rumah penyelenggara final. Federasi sepak bola Eropa itu menilai jadwal lebih awal akan memberikan keuntungan lebih luas untuk seluruh pihak terkait.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menjelaskan bahwa perubahan jam pertandingan dilakukan dengan menempatkan kenyamanan suporter sebagai prioritas utama. Ia menilai final Liga Champions merupakan puncak musim sepak bola yang harus dapat dinikmati lebih banyak orang.

“Dengan perubahan ini, kami menempatkan pengalaman penggemar sebagai inti dari perencanaan kami,” kata Ceferin dalam pernyataan resmi UEFA. Menurutnya, jadwal lebih awal membuat final menjadi lebih mudah diakses dan lebih inklusif bagi seluruh penonton.

Ceferin juga menegaskan kick-off lebih awal memungkinkan pertandingan selesai lebih cepat meski harus melewati perpanjangan waktu ataupun adu penalti. Situasi tersebut memberi kesempatan kepada suporter menikmati malam bersama keluarga sambil membahas pertandingan besar musim ini.

Menurut UEFA, jadwal baru tersebut juga membantu para pendukung tim tamu yang datang langsung ke stadion untuk mendapatkan akses transportasi publik lebih baik. Faktor keamanan dan kenyamanan perjalanan pulang setelah pertandingan turut menjadi pertimbangan penting dalam keputusan tersebut.

Selain memberikan manfaat kepada suporter, UEFA menilai perubahan jam kick-off akan meningkatkan dampak ekonomi positif bagi kota tuan rumah final Liga Champions. Para penggemar memiliki lebih banyak waktu untuk merayakan pertandingan setelah laga selesai dimainkan.

UEFA juga menyebut perubahan waktu pertandingan membantu memperluas jangkauan siaran televisi dan platform digital secara global. Fokus utama mereka adalah menarik lebih banyak penonton muda agar semakin tertarik mengikuti kompetisi sepak bola terbesar di Eropa tersebut.

“Tujuan kami adalah membuat hari pertandingan menjadi pengalaman menyenangkan bagi semua orang yang ingin menjadi bagian dari kemeriahan,” tulis UEFA dalam pernyataan resminya. Organisasi itu berharap keluarga dan anak-anak lebih mudah menghadiri final Liga Champions secara langsung.

Perubahan tersebut juga menandai babak baru dalam sejarah penyiaran Liga Champions di Inggris musim ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi selama 34 tahun, final Liga Champions tidak lagi tersedia secara gratis di televisi Inggris.

Di Inggris, pertandingan final PSG vs Arsenal akan disiarkan langsung melalui TNT Sports sebagai pemegang hak siar resmi. Artinya, penonton harus berlangganan layanan televisi berbayar untuk dapat menyaksikan laga final secara langsung.

Keputusan tersebut memicu berbagai reaksi dari penggemar sepak bola Inggris yang selama ini terbiasa menikmati final Liga Champions tanpa biaya tambahan. Namun, UEFA dan pihak penyiar tetap optimistis perubahan sistem siaran akan mendukung kualitas tayangan dan pengalaman penonton.

Bagi Arsenal, final musim ini menjadi kesempatan besar mengakhiri penantian panjang meraih gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub. Sementara itu, PSG datang dengan status juara bertahan setelah musim lalu sukses mengangkat trofi di Munich.

Pertandingan final di Budapest diperkirakan berlangsung sengit karena kedua tim tampil impresif sepanjang kompetisi musim ini. Arsenal tampil konsisten di Liga Inggris, sedangkan PSG kembali menunjukkan dominasi mereka di kompetisi domestik dan Eropa.

Perhatian publik kini tidak hanya tertuju kepada duel pemain bintang dari kedua kubu, tetapi juga atmosfer berbeda karena perubahan jadwal kick-off pertandingan. UEFA berharap kebijakan baru tersebut mampu menghadirkan pengalaman final Liga Champions yang lebih modern dan ramah bagi seluruh penggemar sepak bola dunia.