INDOSPORT.COM - Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, memastikan timnya tidak memiliki masalah cedera baru menjelang laga final Liga Champions melawan Arsenal di Budapest. Kabar tersebut menjadi suntikan moral besar bagi PSG yang tengah memburu gelar Liga Champions kedua secara beruntun.
Duel PSG vs Arsenal pada partai final Liga Champions yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, akhir pekan ini. Pertandingan tersebut diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan juara Ligue 1 melawan kampiun Premier League musim 2025/26.
Luis Enrique mengonfirmasi bahwa Achraf Hakimi dan Nuno Mendes sudah berada dalam kondisi siap bermain setelah menyelesaikan tahapan penting pemulihan cedera mereka. Kedua pemain bertahan itu diperkirakan langsung masuk ke dalam susunan pemain utama PSG menghadapi Arsenal.
Hakimi sebelumnya mengalami masalah hamstring ketika PSG menghadapi Bayern Munich pada leg pertama semifinal Liga Champions. Sementara itu, Nuno Mendes sempat mengalami cedera benturan pada bagian kaki yang membuat kondisinya terus dipantau tim medis klub.
Kini, Enrique memastikan bahwa dua pemain andalannya tersebut telah pulih dan siap tampil pada laga final. “Hakimi dan Nuno Mendes baik-baik saja, mereka siap bermain besok,” ujar Enrique dalam konferensi pers resmi jelang pertandingan di Budapest.
Selain Hakimi dan Mendes, PSG juga mendapat kabar positif dari kondisi Ousmane Dembele yang sempat mengalami masalah cedera betis. Penyerang tim nasional Prancis itu menegaskan dirinya telah pulih sepenuhnya dan siap tampil sejak menit pertama melawan Arsenal.
Dembele mengalami cedera ketika PSG menjalani pertandingan terakhir Ligue 1 menghadapi Paris FC beberapa waktu lalu. Cedera tersebut sempat memunculkan kekhawatiran besar di kubu PSG mengingat peran pentingnya sepanjang perjalanan klub di Liga Champions musim ini.
Namun, mantan pemain Barcelona tersebut mengaku tidak pernah benar-benar takut absen pada pertandingan final. Ia memilih menghentikan aktivitas lebih awal ketika mulai merasakan gangguan cedera agar memiliki waktu pemulihan maksimal sebelum laga besar kontra Arsenal.
“Tidak, saya tidak takut melewatkan final. Saya berhenti ketika mulai merasakan sedikit masalah dan saya memiliki waktu 10 hingga 15 hari untuk mempersiapkan diri menghadapi final,” kata Dembele kepada para wartawan di Budapest.
Dembele juga menegaskan bahwa kondisi fisiknya kini sudah mencapai level terbaik menjelang pertandingan paling penting musim ini. “Saya sudah 100 persen siap dan sangat antusias untuk bermain,” lanjut penyerang yang menjadi salah satu senjata utama PSG tersebut.
Meski mendapatkan kabar baik dari kondisi pemainnya, Luis Enrique tetap menilai Arsenal sebagai lawan yang sangat berbahaya di partai final. Pelatih asal Spanyol itu menyebut duel melawan The Gunners akan berlangsung ketat dengan margin kesalahan yang sangat kecil.
“Menghadapi Arsenal di final? Sulit mengetahui momen kunci seperti apa yang akan menentukan pertandingan nanti. Sangat jelas bahwa perbedaan kualitas antara kedua tim sangat tipis,” ujar Enrique saat menjelaskan pandangannya mengenai kekuatan Arsenal.
Enrique menilai detail kecil dalam pertandingan berpotensi menjadi faktor penentu siapa yang akan keluar sebagai juara Liga Champions musim ini. Karena itu, PSG harus mampu menjaga fokus dan tampil konsisten sepanjang laga agar bisa mempertahankan trofi mereka.
“Detail kecil bisa menjadi faktor yang sangat menentukan. Kami adalah tim yang tangguh, kami tahu bagaimana menghadapi masalah dan bermain dalam situasi apa pun,” lanjut mantan pelatih tim nasional Spanyol tersebut.
Pelatih PSG itu juga menegaskan bahwa timnya tidak akan bermain dengan rasa takut meski menghadapi Arsenal yang sedang berada dalam performa luar biasa. Enrique ingin para pemainnya menikmati laga final dan menunjukkan kualitas terbaik di atas lapangan.
“Kami akan menikmati final ini tanpa rasa takut dan mencoba bermain sebaik mungkin,” tegas Enrique dengan penuh keyakinan. Pernyataan tersebut menunjukkan mental juara yang kini dimiliki skuad PSG menjelang duel besar melawan Arsenal.
Dembele pun memberikan pujian tinggi kepada Arsenal yang menurutnya tampil sangat impresif sepanjang musim ini. Penyerang berusia 29 tahun itu menilai tim asuhan Mikel Arteta layak berada di final setelah berhasil menjuarai Premier League dan tampil konsisten di Eropa.
“Arsenal adalah tim yang sangat bagus. Kami melihat mereka memenangkan Premier League dan finis di puncak fase Liga Champions,” kata Dembele ketika membahas kekuatan calon lawan mereka di partai final.
Menurut Dembele, Arsenal memiliki kualitas merata di semua lini sehingga PSG tidak boleh kehilangan konsentrasi sedikit pun sepanjang pertandingan. Ia menyebut kekuatan Arsenal tidak hanya terlihat dalam menyerang, tetapi juga dalam organisasi pertahanan mereka.
“Mereka bermain dengan sangat baik dan tampil luar biasa di setiap area permainan, baik dalam bertahan maupun menyerang,” lanjut Dembele yang musim lalu juga sempat mencetak gol ke gawang Arsenal di semifinal Liga Champions.
Laga final ini banyak disebut sebagai duel antara lini serang PSG melawan pertahanan kokoh Arsenal yang menjadi salah satu terbaik di Eropa musim ini. Arsenal tercatat berhasil mencatatkan 33 clean sheet di seluruh kompetisi, jumlah terbanyak di antara klub dari lima liga top Eropa.
Sementara itu, PSG memiliki waktu persiapan yang lebih panjang dibanding Arsenal menjelang pertandingan final. Klub asal Paris tersebut sudah tidak bermain hampir dua pekan, sedangkan Arsenal baru menjalani laga terakhir Premier League saat menghadapi Crystal Palace akhir pekan lalu.
Meski demikian, kondisi fisik dan mental The Gunners tetap diyakini berada dalam level sangat baik setelah sukses merayakan gelar juara Premier League. Faktor itu membuat final Liga Champions antara PSG vs Arsenal diprediksi berlangsung sangat ketat dengan kualitas permainan tinggi sejak menit awal.