Tito Vilanova Operasi Tumor
Manajemen Barcelona mengumumkan dua kabar bertolak-belakang. Tito Vilanova, pelatih utama, masuk rumah sakit untuk jalani operasi tumor saat Éric Abidal sembuh dari penyakit sejenis.
Tito harus menjalani perawatan selama empat hari di rumah sakit sebelum naik ke meja bedah. Sesudah operasi, dia butuh waktu enam minggu untuk chemotherapy dan penyinaran.
Vilanova mengidap penyakit tumor pada kelenjar tenggorokannya. Diagnosis dokter merupakan cobaan baru setelah dia menjalani operasi untuk penyakit kelenjar ludah, November 2011.
Penyakit pelatih memberi tekanan pada squad. Barcelona akan memainkan pertandingan terakhir pada 2012 saat mengunjungi Real Valladolid, malam Minggu (23/12) mendatang.
Hingga pekan 16 Primera División, Barça memimpin dengan nilai 46. Blaugrana unggul 9 angka di atas Atlético Madrid dan 13 poin di depan juara bertahan, Real Madrid, di peringkat ke-3.
Dengan taktik Vilanova, Barcelona 2012-2013 bahkan mencetak rekor dalam sejarah Liga Spanyol. Barça menang 15 kali dari 16 pertandingan tanpa kalah di paruh pertama kompetisi.
Perolehan Barcelona mengikis keraguan pada kemampuan Vilanova. Kini tak ada yang sangsi bahwa Tito pantas naik dari jabatan asisten untuk menggantikan kawan lamanya, Pep Guardiola.
Rumor menyebut, Guardiola mungkin kembali untuk mengisi kekosongan sampai Vilanova sembuh. Tapi Direktur Olahraga Barcelona, Andoni Zubizarreta, membantah semua spekulasi.
Zubizarreta memastikan posisi Vilanova aman hingga dia siap bekerja lagi. Untuk tugas di Valladolid, perannya akan beralih ke asistennya, Jordi Roura, bersama lima staf pelatih Barcelona.
Éric Abidal Kembali
Seluruh anggota squad Blaugrana yakin, Vilanova akan kembali. Dia sudah menunjukkan pada November 2011 sewaktu menjalani operasi tumor juga semasa era Guardiola.
Los Culers atau pendukung Barcelona menunjuk pula contoh dari Éric Abidal, bek asal Prancis. Setelah dua kali menjalani operasi tumor hati, Abidal mulai berlatih bersama tim.
Dua musim lalu, Abidal kembali dari operasi untuk ikut bermain penuh di final Liga Champions 2011. Dia bahkan mendapat kehormatan sebagai kapten penerima piala tanda juara.