Menpora Bentuk Tim Baru
Pembentukan tim baru menjadi keputusan bersama antara Menpora bertemu Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, Ketua Task Force Rita Subowo, perwakilan Liga Primer dan BOPI di Kemenpora, Selasa (08/01).
"Soal kompetisi, Liga Super dan Liga Prime berjalan masing-masing. Tentunya dengan catatan satu kompetisi 2014. Berangkat dari persamaan tersebut, kalaupun dilaksanakan, kompetisi harus di bawah yurisdiksi PSSI. Jadi harus disesuaikan formulanya agar bisa berjalan," jelas Plt Menpora Agung.
Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Haryo Yuniarto menjadi ketua tim. Tim beranggotakan perwakilan PSSI, yakni Widjajanto, Sihar Sitorus dan Saleh Mukadar.
Perwakilan pemerintah adalah Djoko Pekik dan Tunas Dwidharto. Sedang Joko Driyono menjadi perwakilan Liga Super.
Selain menyusun formula kompetisi, tim akan membahas pengelolaan timnas. Pembentukan timnas jadi pelik karena mayoritas klub Liga Super enggan melepas pemain ke pelatnas qualifikasi Piala Asia 2015.
"Mereka akan segera bekerja dan saya minta mereka menahan diri. Tidak saling menyerang. Jangan pesimistis dulu, tapi saya minta tim menghasilkan solusi secepatnya," tegas Agung.
Agung mengancam mencabut rekomendasi penyelenggaraan kompetisi jika Liga Super dan Liga Primer menolak berada di bawah yurisdiksi PSSI. "Jika tidak sesuai bisa saya cabut," ancam Agung.