Sriwijaya Kekurangan Rp23 Miliar
Manajemen Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya, sudah mengantongi Rp12 miliar. Presiden Sriwijaya Dodi Reza Alex mengatakan Sriwijaya membutuhkan sekitar Rp35 miliar untuk musim ini.
"Sampai saat ini Sriwijaya sudah meraih dana dari sponsor senilai Rp11,975 miliar. Itu belum termasuk beberapa sponsor lagi yang sudah menyatakan keinginannya untuk menjadi sponsor," kata Dodi.
Dengan dana yang sudah terhimpun sebesar Rp 11,975 miliar, Sriwijaya berani mengklaim sebagai satu-satunya klub yang berhasil mendapat dana sponsor terbesar.
"Dana itu murni dari sponsor. Namun, klub ini tetap milik masyarakat Sumatera Selatan," tegas Dodi.
Dana sponsor Sriwijaya berbeda dengan klub lain yang bukan memperoleh sponsor, tetapi pinjaman. Manajemen akan mengumumkan penggunaan dana ke masyarakat melalui media massa.
Rp11, 975 miliar tunai yang sudah terkumpul berasal dari PT Bank SumselBabel sebesar Rp7 miliar, Rp3 miliar dari PTBA Tbk dan Rp1,75 miliar dari Evalube.
Juga ada sponsor perseorangan, seperti Rp 200 juta dariBupati Lahat Saifudin Aswari dan Rp 200 juta dari Bariyadi (mantan manajer Sriwijaya).
Selain dana tunai, Joma mensponsori Sriwijaya dalam bentuk barang senilai Rp1,7 miliar. Dari penjualan tiket kandang, Sriwijaya menargetkan Rp2,5 miliar. Sriwijaya melakoni 32 partai musim ini.