Garuda Kurang Jam Terbang
Kekalahan yang sangat mengejutkan karena squad Indonesia ini adalah yang selama ini menjalani pelatnas di Medan untuk menghadapi qualifikasi Piala Asia 2015 Grup C.
Seperti biasa, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) selalu punya jawaban. Koordinator tim Indonesia Bob Hippy mengatakan pemain kesulitan melawan tim yang lebih matang.
Bob Hippy berdalih jam terbang squad Garuda sangat minim.
“Sudah dua tahun ini kompetisi tidak berjalan normal. Ini membuat pemain yang bergabung di dalam timnas kesulitan. Seharusnya mereka itu matang dari sebuah kompetisi, bukan matang dari segi permainan di timnas,” kata Bob Hippy.
Aksi perdana Garuda di qualifikasi melawan Irak pada 6 Februari 2013. Timnas sudah mendaftarkan pemain untuk qualifikasi sehingga tidak dapat menambah pemain untuk duel perdana.
Namun, Indonesia masih dapat menambah pemain baru menjelang pertandingan kedua melawan Arab Saudi pada 22 Maret 2013.
Di Stadion Baharoeddin Siregar, Indonesia tertinggal 0-2 lebih dulu lewat Titus Bonai dan Edward Wilson Junior. Garuda mencetak gol balasan lewat Vendry Mofu.
Semen Padang kembali menjauh saat unggul 3-1 berkat gol kedua Edward Wilson pada pertengahan babak kedua. Gol Mario Aibekop memperkecil ketertinggalan Indonesia.
Hingga wasit Suprapto meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, Indonesia tak bisa mengubah kekalahan 2-3.
Selanjutnya tim Indonesia masih punya jadwal partai latih tanding melawan Jordania di Amman pada 31 Januari 2012. Selain Irak, Indonesia bertemu Arab Saudi dan China di Grup C.