x

PSSI Bantah Pernyataan Menpora

Kamis, 31 Januari 2013 16:23 WIB
Editor: Jhon Purba

Bernhard Limbong, penanggung jawab tim Indonesia, menegaskan PSSI memanggil pemain Liga Super tidak hanya lewat media. PSSI mengajak bergabung ke pelatnas Piala Asia 2015 sesuai  prosedur.

"PSSI memanggil pemain sampai dua kali. Pertama tim senior, kemudian pemanggilan kedua ada revisi. Kami prihatin seolah-olah PSSI tidak melakukan pemanggilan secara patut,” kata Limbong di Jakarta, Kamis (31/01/13).

PSSI telah memanggil 43 pemain yang merumput di Liga Super yang berinduk pada KPSI untuk mengikuti pelatnas qualifikasi Piala Asia 2015.

Hingga pelatnas berakhir, hanya gelandang Persipura Jayapura Stevie Bonsapia yang bergabung ke pelatnas. Stevie tak bisa berangkat ke Yordania karena Persipura menahan paspor Stevie.

“Kita bicara melalui media massa supaya cepat menyampaikan informasi. Naif jika undangan tidak sampai dan tidak diterima. Kami mempunyai bukti kalau surat yang kami kirimkan diterima di klub sesuai aturan," tegas Bernhard Limbong.

Sehari sebelumnya, Menpora Roy Suryo mengkritik PSSI karena memanggil pemain Liga Super tidak melalui cara resmi. Menpora mengaku mengetahui setelah bertemu dengan sejumlah pemain Liga Super.

“Mereka mengatakan sudah memanggil pemain, tetapi pemain tidak mau. Setelah saya pelajari, pemain tidak pernah dipanggil langsung. Pemanggilan melalui media massa dan diberikan sanksi melalui pemberitahuan media,” kata Roy Suryo.

"Ini bisa terjadi karena jika PSSI memanggil pemain dengan surat hitam di atas putih maka otomatis akan mengakui klub pemain tersebut. Karena itu tidak dilakukan, sudah begitu pemain malah dipecat pula melalui media.”

Penolakan pemain Liga Super membuat PSSI menjatuhkan hukuman. PSSI melarang pemain yang membangkang dengan larangan beraktivitas sepakbola selama enam bulan dan membayar denda Rp100 juta.

Berita Terkini