Persema Tagih Rp2 Miliar
Irfan memutuskan meninggalkan Persema dan memilih melanjutkan karir di Thailand dengan memperkuat Chonburi. Irfan meninggalkan Persema karena tidak mendapat gaji selama delapan bulan.
"Sejujurnya kami tidak pernah menahan-nahan ITC. Kami cuma mempermasalahkan Chonburi yang belum berkomunikasi langsung dengan kami sebagai pemilik lama Irfan," kata asisten manajer Persema Dito Arief, Sabtu (02/02/13).
"Mekanisme transfer seperti itu. Harus ada komunikasi. Jika ada klub lain menginginkan pemain, klub harus berkomunikasi dengan klub lama. Sampai saat ini belum ada komunikasi langsung dari Chonburi.”
Dito mempertanyakan Chonburi yang langsung meminta ITC dari Irfan. Dito menegaskan selama ini komunikasi hanya terjalin melalui kakak Irfan yang bertindak sebagai agennya.
"Kami kaget karena Chonburi langsung minta ITC. Selama ini kami berkomunikasi lewat kakaknya saja. Kami sampai saat ini menunggu komunikasi langsung dari Chonburi baru bisa mengurus ITC,” tegas Dito.
“Begitu juga dengan biaya transfer sebesar dua miliar rupiah juga belum dibicarakan. Mekanismenya semua seperti itu, harus ada komunikasi.”
Rp2 Miliar Tertunggak
Persema mengakui menunggak gaji Irfan, tetapi mereka tak menyebutkan lama dan nominal tunggakan kewajiban. Persema tetap menginginkan komunikasi dari Chonburi sebagai syarat menggaet Irfan.
Melalui Twitter, Irfan mengaku tidak mendapat gaji selama delapan bulan saat masih bermain di Persema. Kubu Bledeg Biru Persema melalui Dito mengakuinya.
"Kami memang masih menunggak gaji Irfan. Sejujurnya berapa bulan yang ditunggak kami tidak tahu persis. Dia tetap dapat gaji dari kami, tetapi tidak penuh," jelas Dito.
Irfan meninggalkan Persema karena merujuk peraturan Badan Sepakbola Dunia (FIFA). Aturan FIFA menyebut seorang pemain berstatus bebas bila tidak mendapat gaji lebih dari tiga bulan.
"Aturannya memang begitu. Tetapi tetap saja, meski Irfan merasa statusnya bebas transfer harus ada komunikasi dengan klub lamanya. Ini ada hubungannya dengan kedua belah pihak. Klub barunya juga harus berkomunikasi dengan klub lama," urai Dito.
Lewat Twitter, selain mengungkap alasannya meninggalkan Persema, Irfan menyatakan komitmen akan tetap membela Indonesia. Termasuk tampil di qualifikasi Piala Asia 2015.