Garuda Untung Kalah Tipis
Indonesia bersyukur karena gawang Endra Prasetya cuma kebobolan satu gol. Sepanjang babak pertama, Irak punya 12 tembakan ke gawang Indonesia. Garuda hampir tak punya balasan berarti.
Gol tunggal kemenangan Irak berasal dari kaki kapten Younus Mahmood pada menit 67. Berhasil menyerobot back-pass Handi Ramdhan, Mahmood masuk ke kotak penalti.
Usai mengecoh Endra, bola sepakan Mahmood mengenai Nopendi sebelum menjebol gawang Indonesia.
Sepanjang pertandingan, Irak mendominasi dan menekan Indonesia. Dari sekian banyak cara mencetak gol, tidak tercipta gol karena penyelesaian akhir meleset atau terhalau pemain Indonesia.
Serangan Humam Tareq Faraj berakhir dengan bola melayang di atas gawang Indonesia pada menit 39. Giliran Oktovianus Maniani menahan tembakan Mustafa Nadhim Jari pada menit 42.
Meski dalam kondisi tertekan, Garuda Indonesia punya kesempatan saat mendapat serangan balik. Namun tidak ada serangan Garuda yang mengancam pertahanan Singa Mesopotamia Irak.
Serangan balik Indonesia pada menit 40 lewat Andik dari kiri pertahanan Irak kandas di tengah lapangan. Indonesia malah sering kehilangan bola akibat kalah bertarung dengan Irak.
Kondisi di babak kedua hampir sama dengan paruh pertama dengan kendali permainan tetap di tangan Irak. Pada menit 49 tembakan Mohamad Abdulraheem masih tertangkap Endra.
Tak lama kemudian, Dhurgham dua kali mendapat peluang. Kesempatan pertama saat tendangan Dhurgham masih mentah karena aksi Endra.
Bola liar hasil serangan pertama kembali ke Dhurgham tapi tendangan kali ini meleset di atas gawang.
Indonesia punya kesempatan melancarkan serangan balik. Pada menit 65 usai memanfaatkan umpan Andik, serangan Okto terbentur pemain lawan.
Pada menit 85, Garuda punya kesempatan lagi. Namun peluang kali ini kembali mentah karena penyelamatan kiper Irak Noor Avvas. Hingga pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol tercipta.
Kemenangan membuat Irak memimpin Grup C dengan tiga poin. Selanjutnya Indonesia akan menjamu Arab Saudi, 23 Maret mendatang.