x

Ofisial Tamu Mengamuk

Kamis, 14 Februari 2013 22:02 WIB
Editor: Jhon Purba

Usai duel, beberapa pemain Persiram masih kesal. Niat mereka menyerang pemain tuan rumah tak kesampaian karena ratusan aparat Polri dan TNI masuk lapangan mengamankan pemain dan wasit.

Salah seorang ofisial Persiram terlihat memaki-maki suporter Persepam. Suporter tuan rumah membalas, sehingga ofisial Persiram tak mampu menahan emosi dan mengamuk.

Aparat keamanan bergerak cepat, sehingga ofisial tersebut melampiaskan kekesalan dan amarah dengan memporak-porandakan kursi dan meja yang ada di ruang ganti pemain.

Bermain di kandang, Persepam langsung bermain cepat begitu pertandingan dimulai. Lengah saat menyerang, Persiram malah unggul pada menit 13 melalui sundulan Daryous.

Tertinggal satu gol, Persepam tidak mmengendorkan serangan. Beberapa serangan terarah ke gawang Persiram yang dijaga Jendri Pitoy belum jadi gol.

Tendangan keras pemain Persepam Rossy Noprihanis pada menit 28 dan 32 masih mentah oleh aksi Jendri. Pada menit 33, tendangan bola mati Cristian Adelmount nyaris jadi gol.

Kerja keras Osas Saha pada menit 39 menjadi gol setelah beberapa kali membuang kesempatan. Pendukung tuan rumah bergembira menyambut gol Saha yang membuat skor imbang 1-1.

Makin percaya diri, Saha nyaris menciptakan gol kedua. Sayang tendangan keras mantan andalan PSMS Medan ini hanya membentur tiang gawang.

Kerja keras Saha kembali berbuah manis menjadi gol kedua pada menit 51. Kerja sama Rossy dengan Osas membawa Persepam unggul 2-1. Osas nyaris memborong tiga gol bila bola tendangan saltonya tak bisa dihentikan Pitoy.

Tertinggal satu gol, Persiram menunjukkan permainan keras. Pada menit 70, wasit menghukum Kubai dengan kartu kuning. Kartu kuning juga menghampiri Lee Sy dan Erol Simunafendi menjelang pertandingan berakhir.

Permainan kasar Persiram terus berlanjut. Keributan nyaris terjadi di tengah lapangan setelah Erol Simunafendi menendang kaki Saha yang terjatuh.

Emosi Persepam terbakar. Firly Apriansyah nyaris diamuk pemain Persiram usai mendorong Erol. Duel sempat terhenti beberapa menit saat ofisial Persiram nyaris ke lapangan, sebelum dihentikan hakim garis.

Berita Terkini