Tebusan Champions dan FA
The Gooners – sebutan pendukung Arsenal – berharap Stadion Emirates sudah bersih dari dua kekalahan beruntun. Sebelum menerima Aston Villa, The Gunners tumbang di dua kompetisi.
Sepekan kemarin, Arsenal tersingkir dari Piala FA oleh Blackburn Rovers yang kini main di divisi bawah. Tim Arsene Wenger kemudian kalah 1-3 pula di Liga Champions oleh Bayern München.
Tamu malah datang lagi ke London dengan kemenangan di West Ham United, pekan kemarin. Dari timur ibukota Inggris, Aston Villa mendambakan 3 poin juga di sisi barat pusat kerajaan Inggris.
Tapi lima menit main, penonton Britania Raya melihat orang Spanyol beraksi memamerkan instink gelandang yang tajam membobol gawang. Santi Cazorla membuat gol pembuka untuk Arsenal.
Penghuni Emirates lantas menunggu berondongan gol dari Tim Meriam London. Namun harapan tak cepat terwujud karena Arsenal kemudian menemukan Aston Villa mulai merapatkan pertahanan.
Selang istirahat 15 menit malah memberi energi pada tamu. Villa membalas dan menyamakan skor pada menit 68 setelah striker asal Austria, Andreas Weimann memasukkan bola ke gawang Arsenal.
Situasi imbang berlangsung cukup lama hingga penonton cemas bahwa Arsenal akan kehilangan dua poin karena Villa memaksakan hasil imbang. Namun kekhawatiran pudar berkat peran Spaniards.
Mendapat bantuan dari bek Nacho Monreal, rekan lamanya di Málaga yang baru bergabung Arsenal pada akhir Januari 2013, Cazorla memastikan kemenangan. Menit 85, dia mencetak gol keduanya.
The Gunners pantas berterima kasih kepada para the Spaniards. Selain Cazorla dan Monreal, Arsenal juga memainkan gelandang Mikel Arteta sepanjang 90 menit pertandingan tanpa tergantikan.
Skor akhir 2-1 memberi Arsenal tambahan 3 poin. Tim London Merah mengumpulkan 47 angka di peringkat 5. Aston Villa tertekan kian ke area zone degradasi, urutan 3 terbawah dengan nilai 24.