Deschamps Bantah Berjudi
Sepanjang duel di Stade de France, Prancis mendapatkan beberapa peluang yang tak bisa menjadi gol, di antaranya datang dari Karim Benzema. Suporter jelas kecewa kepada bomber Real Madrid itu.
Benzema mendapat cemoohan saat Deschamps menariknya pada menit 82. Tapi Deschamps membela pemain depannya meski sudah 11 laga atau lebih dari 1.000 menit puasa gol.
"Dia sudah bekerja baik meski tidak bisa menjebol gawang. Dia ikut membantu membangun permainan," kata Deschamps kepada Reuters.
Media mempertanyakan beberapa keputusan Deschamps yang kurang berjalan pada duel melawan Spanyol. Salah satunya, keputusan Deschamps memasukan Moussa Sissoko menggantikan Benzema.
Di bangku cadangan, Prancis masih memiliki Olivier Giroud yang berposisi penyerang. Deschamps memilih Sissoko, seorang gelandang, daripada Giroud.
Keputusan lain yang menjadi sorotan adalah menurunkan Blaise Matuidi, Yohan Cabaye, dan Paul Pogba untuk bertarung melawan Sergio Busquets, Xabi Alonso, dan Xavi Hernandez.
Trio gelandang muda Prancis tentu kalah pengalaman dari Spanyol. Apalagi Pogba baru mengantongi satu caps bersama Les Bleus. Pogba mendapat kartu merah menit 78.
Sekali lagi Deschamps membela asuhannya. Ia menyebut pemilihan Pogba sudah tepat untuk imbangi lini tengah Spanyol. Deschamps bantah sudah berjudi dalam menentukan formasi.
"Pogba dan Raphael Varane bukanlah perjudian. Saya tahu mereka memiliki kualitas. Saya tak akan mengubah pendirian setelah melihat performa mereka malam ini," kata Deschamps.