x

Derby Ibukota di Final Coppa

Kamis, 18 April 2013 03:55 WIB
Editor: Rawan Kurniawan

Skor 2-1 pada pertandingan pertama semifinal Piala Italia di Roma, tiga bulan lalu, memberi peluang bagi AS Roma dan Internazionale Milano. Tuan rumah memperbesar kesempatan pada laga kedua.

Main di rumah sendiri, Internazionale membuka harapan pada menit 22. Jonathan, pemain bertahan asal Brasil, membuat Inter unggul 1-0 atau agregat 2-2 dengan produktivitas gol di kandang lawan.

Perubahan skor terjadi pada awal babak kedua. Sekitar 10 menit setelah istirahat, Roma meraih keuntungan lain. Gol Mattia Destro menyamakan skor 1-1 atau 3-2 dari dua pertandingan semifinal.

Selisih skor dari dua laga makin besar saat Destro mempersembahkan gol keduanya pada menit 69. Roma unggul 2-1 atau agregat 4-2 yang mempermudah langkah tim ibukota untuk lolos ke final.

Jalan terbentang makin lebar saat dua bek Giallorossi berpadu membobol gawang Inter, menit 74. Marquinho membantu rekannya, Vassilis Torosidis, menguatkan kunggulan I Lupi menjadi 3-1.

Tak ada pilihan bagi Inter selain berusaha keras mengejar jarak ketinggalan. Nerazzuri harus mencari tiga gol lagi untuk merebut tempat di semifinal dengan kemungkinan skor akhir 6-5 dari dua tarung.

Menit 80, Ricky Álvarez menerbitan harapan Interisti. Golnya memperkecil skor menjadi 3-2 pada laga di Stadio Giuseppe Meazza dan Inter mesi bisa memanfaatkan kemungkinan pada sisa 10 menit.

Namun kemustahilan menghadang La Beneamata. Skor tetap 3-1 untuk Roma yang mengumpulkan selisih terakhir 5-3 untuk maju ke final Coppa Italia dan siap melawan tetangga dekat, SS Lazio.

Keberhasilan Roma menghasilkan derby antartim dari ibukota Italia. Lazio lebih dulu sampai di final Piala Italia pada akhir Januari 2013 setelah menyingkikan raksasa lain, Juventus dengan agregat 3-2.

Berita Terkini