x

Warga Tampung PSMS

Jumat, 14 Juni 2013 11:15 WIB
Editor: Jhon Purba

Sebelum mendapat tumpangan menginap di rumah Ali Gultom (warga Medan di Jakarta), 11 pemain PSMS terpaksa tidur di mesjid di wilayah Senayan, Jakarta.

Ke-11 pemain PSMS adalah Hardiantono, Alamsyah Nasution, Irwin Ramadhana, Zulhamsyah Putra, Wiganda Pradika, Aidun Sastra, Muhammad Irfan, Tri Hardiansyah, Doddy, Susanto dan Herdana.

Sebagai fans setia PSMS Medan, Ali Gultom menampung ke-11 pemain PSMS. Ali bisa merasakan penderitaan mereka karena memiliki seorang anak yang saat ini memperkuat Pelita Bandung Raya.

Alamsyah sangat bersyukur dan berterima kasih atas kebaikan Ali Gultom.

"Ya, kami di Jakarta Timur di tempat Bang Ali. Syukur ada yang mau berbaik hati menawarkan bantuan. Setidaknya kami punya tempat berteduh untuk memperjuangkan nasib di Jakarta,” kata Alamsyah.

“Kami akan terus berjuang, lagian belum ada tiket pulang. Kemarin sempat dikasih bantuan tiket dari orang suruhannya Pak Djohar (ketua umum PSSI), tapi belum cukup untuk tiket pulang.”

Sebanyak 11 pemain PSMS nekat berangkat ke Jakarta usai bertanding di Bangka tanpa memiliki bekal yang cukup. Mereka hanya mengantongi tiket berangkat ke Jakarta.

Untuk kembali ke Medan, Alamsyah dan kawan-kawan tak punya uang. Mereka lebih memikirkan kejelasan pembayaran tujuh bulan gaji yang masih tertunggak.

Jumat (14/06/13) siang, mereka berharap pertemuan antara ketua umum PSMS Indra Sakti Harahap dan CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono segera terwujud.

PT Liga Indonesia adalah badan yang menyelenggarakan kompetisi divisi utama Liga Indonesia. Saat ini PSMS bermain di divisi utama.

Mereka terus memelihara harapan meski Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo saja tidak bisa memberi jaminan soal pelunasan gaji.

Saat menemui ke-11 pemain PSMS di Senayan, Rabu (12/06/13) malam, Roy Suryo sebatas sebagai fasilisator pertemuan mereka dengan Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional Indonesia (APPI).

Berita Terkini