x

PD 2034 di Indonesia?

Jumat, 21 Juni 2013 12:44 WIB
Editor: Daniel Sasongko

Proses bidding (penawaran) Piala Dunia (PD) 2034 masih lama bakal berlangsung. Namun sejumlah negara Asia Tenggara sudah berencana menjadi tuan rumah bersama.

Di lain pihak, Asosiasi Sepakbola ASEAN (AFF) jelas belum menentukan negara mana saja yang akan jadi kandidat tuan rumah untuk dibawa dalam proses bidding.

 “Hasil rapat di Kamboja masih sebatas menyusun masterplan untuk mengajukan bidding menjadi tuan rumah bersama," ujar Sekjen PSSI, Joko Driyono, Kamis (20/6/13).

Menurut Joko, proses bidding tuan rumah PD biasanya dilakukan delapan tahun sebelum event digelar. Untuk PD 2034, proses sendiri akan berlangsung pada 2026.

“Untuk mengetahui perkembangan masterplan untuk bidding Piala Dunia 2034, masih perlu rapat-rapat selanjutnya. Rapat berikutnya berlangsung pada Agustus nanti,” kata Joko lagi.

“Konsep itu harus dikejar saat menyusun masterplan. Dampak apa yang bisa diberikan saat jadi tuan rumah Piala Dunia bersama. Jadi, masih terlalu dini jika bicara soal infrastruktur,” sambung dia.

Joko yang juga masih menjabat CEO PT Liga Indonesia itu juga menyatakan, wacana menjadikan sejumlah negara ASEAN sebagai tuan rumah PD bukan hal baru.

Dua tahun lalu, rencana itu juga sudah muncul dalam pertemuan menteri luar negeri di Lombok. Namun saat itu, tak ada respons positif dari AFF.

Belakangan wacana ini kembali mencuat. Bahkan empat negara – Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand — merupakan kandidat kuat tuan rumah bersama PD2034.

 “Negara penyelenggara belum diputuskan karena harus merepresentasikan kewilayahan regional. Idealnya ada 8 venue di 8 negara. Jadi, semua masih dievaluasi,” tandas Joko.

Berita Terkini